Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Saling Akui Standar, Ekspor Otomotif ke Negara Asean Lebih Mulus

Disepakati bahwa produk otomotif tidak perlu lagi melalui uji kelayakan atau pemeriksaan di negara tujuan impor.
Deandra Syarizka
Deandra Syarizka - Bisnis.com 23 April 2019  |  11:06 WIB
Petugas memasukkan mobil produksi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) yang siap diekspor ke dalam kapal di IPC Car Terminal, PT Indonesia Kendaraan Terminal (IKT), Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (8/3/2017).  - Bisnis.com
Petugas memasukkan mobil produksi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) yang siap diekspor ke dalam kapal di IPC Car Terminal, PT Indonesia Kendaraan Terminal (IKT), Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (8/3/2017). - Bisnis.com

Bisnis.com, PHUKET — Perdagangan kendaraan bermotor antarnegara Asean bakal lebih lancar setelah kesepakatan mutual recognition arrangement (MRT) di bidang otomotif disepakati dalam 25th Asean Economic Minister’s Retreat di Thailand.

Dalam pertemuan 25th Asean Economic Minister’s Retreat (AEM Retreat) yang berlangsung pada 22—23 April, sejumlah kesepakatan dagang antarnegara Asean dibahas, salah satunya Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP).

Direktur Perundingan Asean Kementerian Perdagangan Donna Gultom mengatakan, dalam MRA disepakati bahwa produk otomotif tidak perlu lagi melalui uji kelayakan atau pemeriksaan di negara tujuan impor, sepanjang produk tersebut telah lulus uji kelayakan sebelumnya di laboratorium yang telah diakui standarnya secara bersama oleh negara Asean.

“Itu maunya. Namun, kan kita melihat kesiapan kita. Indonesia, salah satunya, dan beberapa negara Asean lain belum siap,” ujarnya, Senin (22/4).

Dia menambahkan, saat ini Indonesia mempersiapkan infrastruktur pendukung mengenai hal tersebut. Dalam hal ini, Kementerian Perindustrian dan Kementerian Perhubungan menjadi penanggung jawab.

Nantinya, MRA tersebut akan kembali dievaluasi dalam 5 tahun mendatang, untuk mengkaji apakah fasilitas tersebut dapat diberlakukan bagi produk otomotif yang diimpor dari luar Asean ke wilayah Asean.

“Jadi harapannya saat itu Indonesia sudah lebih siap, karena sekarang Kementerian Perindustrian dan Kementerian Perhubungan sedang menyiapkan infrastruktur untuk itu.”

Adapun, produk otomotif yang dimaksud dalam MRA adalah sabuk pengaman, kursi, sistem pengereman, ban, speedometer, kaca pengaman, dan komponen lain.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

asean Ekspor Otomotif
Editor : Demis Rizky Gosta
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top