Mitsubishi Xpander Pimpin Pasar LMPV di Januari, Unggul Tipis dari Avanza

Peta persaingan kendaraan serba guna kecil semakin ketat dan bahkan semakin memanas. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia mencatat per Januari 2019 Mitsubishi Xpander memimpin dengan penjualan (wholesales) sebanyak 5.568 unit. Pesaing utamanya, Toyota Avanza menyusul dengan 5.708 unit.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 14 Maret 2019  |  19:00 WIB
Mitsubishi Xpander Pimpin Pasar LMPV di Januari, Unggul Tipis dari Avanza
Pekerja menyelesaikan pembuatan mobil Mitsubishi Xpander di pabrik Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI) Cikarang, Jawa Barat, Selasa (3/10). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA – Peta persaingan kendaraan serbaguna kecil semakin ketat dan memanas. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia mencatat per Januari 2019 Mitsubishi Xpander memimpin dengan penjualan (wholesales) sebanyak 5.568 unit. Pesaing utamanya, Toyota Avanza menyusul dengan 5.708 unit.

Persaingan Mitsubishi dan Toyota di segmen tersebut memang semakin ketat lantaran pasar multipurposed vehicle (MPV) masih menjadi pasar gemuk di industri otomotif tanah air, khususnya LMPV.

Direktur Pemasaran dan Marketing PT Mistubishi Motor Krama Yudha Sales Indonesia (MNKSI) Irwan Kuncoro mengatakan bahwa Xpander yang disebut sebagai game changer telah membuktikan diri menjadi pemimpin pasar LMPV pada bulan-bulan pertama tahun ini.

“Januari dan Februari tahun ini, Xpander telah menjadi nomor satu [penjualan] di segmen LMPV,” ujarnya di Jakarta, Rabu (14/3/2019).

Kompetitor lainnya seperti Daihatsu Xenia terus membuntuti dengan penjualan 3.037 unit tetapi Suzuki Ertiga harus bekerja ekstra keras karena hanya berhasil menjual 894 unit.

Namun, dalam keseluruhan penjualan merek, Toyota masih memimpin pasar dengan penjualan 25.092 unit atau mengambil 30,8% pasar pada bulan pertama tahun ini. Daihatsu menyusul dengan 14.769 unit atau menguasai 18,1% pasar dan Mitsubishi dengan penjualan 11.712 unit atau menguasai 14,4% pasar.

Selain itu, Irwan menilai kemunculan semakin banyak produk baru akan berdampak positif bagi pasar, termasuk Mitsubishi. Di segman MPV hadir “kembaran” Xpander yakni All New Livina dan di segmen SUV muncul Wuling Almaz dan dalam waktu dekat DFSK Glory 560 juga akan diluncurkan.

“Kalau pasar semakin besar, kita [Mitsubishi] juga akan diuntungkan. Kami pasti juga mendapatkan tambahan volume [penjualan] juga,” ujarnya

Kemunculan All New Livina yang desainnya sangat mirip dengan Xpander pun tidak dianggap sebagai sebuah ancaman. Menurutnya, kendati berada dalam satu aliansi, Mitsubishi dan Nissan memiliki strategi branding, pemasaran, dan jaringan masing-masing.

“Kami tetap berkawan tetapi juga bersaing juga. Nakamura [President Director MMKSI] pun mengatakan senang dengan perkembangan Nissan,” ujarnya berseloroh.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Mitsubishi Xpander

Editor : Fatkhul Maskur
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top