Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Nissan Motor Temukan Kesalahan Produksi Terkait Emisi & Konsumsi Bahan Bakar

Manajemen Nissan Motor di Jepang menyebut telah menemukan kesalahan yang berkaitan dengan emisi gas buang dan pengukuran keekonomian konsumsi bahan bakar untuk 19 model kendaraan yang dijual di negeri Matahari Terbit itu
Lingga Sukatma Wiangga
Lingga Sukatma Wiangga - Bisnis.com 09 Juli 2018  |  18:41 WIB
Nissan Motor Temukan Kesalahan Produksi Terkait Emisi & Konsumsi Bahan Bakar
Teknisi memasang baterai pada mobil Nissan. /nissanservicenow.com
Bagikan

Bisnis.com, TOKYO—Manajemen Nissan Motor di Jepang menyebut telah menemukan kesalahan yang berkaitan dengan emisi gas buang dan pengukuran keekonomian konsumsi bahan bakar untuk 19 model kendaraan yang dijual di negeri Matahari Terbit itu.

Hal itu menjadi kasus kedua yang dihadapi pabrikan otomotif terbesar kedua di Jepang tersebut dalam kurun waktu satu tahun.

Pihak Nissan Motor mengatakan telah menemukan bahwa fasilitas pengujian akhir untuk emisi dan bahan bakar yang ekonomis di sebagian besar pabriknya di Jepang tidak sesuai dengan persyaratan. Hasil pengujian yang keliru karena berdasarkan pengukuran yang telah diubah.

"Investigasi penuh dan komprehensif terhadap fakta-fakta termasuk penyebab dan latar belakang pelanggaran itu, sedang berlangsung," kata pihak Nissan dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari reuters, Senin (9/7).

Dalam keterangannya pihak manajemen Nissan Motor pun mengatakan bahwa kesalahan itu tidak membahayakan keamanan dari model-model kendaraan yang terpengaruh. Sebelumnya, karena kesalahan perusahaan memicu penarikan kembali sekitar 1,2 juta kendaraan di pasar domestik.

Hal itu berkontribusi pada penurunan laba operasi setahun penuh pada tahun yang berakhir Maret. Terkait masalah baru yang dihadapi, Nissan Motor akan mengambil tindakan yang tepat untuk mencegah terjadinya kejadian serupa di masa depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

nissan nissan motor company
Editor : Rustam Agus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top