Ini Rencana Aliansi Nissan-Renault-Mitsubishi Hingga 2022

Aliansi yang dibangun oleh Nissan-Renault-Mitsubishi mengumumkan rencana pada 2022, yakni dengan menetapkan target baru untuk melipatgandakan sinergi tahunan menjadi €10 miliar pada akhir periode perencanaan.
Tegar Arief | 20 September 2017 21:57 WIB
/nissan

Bisnis.com, JAKARTA - Aliansi yang dibangun oleh Nissan-Renault-Mitsubishi mengumumkan rencana pada 2022, yakni dengan menetapkan target baru untuk melipatgandakan sinergi tahunan menjadi €10 miliar pada akhir periode perencanaan.

Carlos Ghosn, Chairman and Chief Executive Officer Alliance mengatakan untuk merealisasikan target tersebut ketiga perusahaan akan mempercepat kolaborasi pada common platform, powertrain dan generasi terbaru teknologi mobil listrik, swakemudi dan konektivitas.

"sinergi akan ditingkatkan dengan skala pertumbuhan perusahaan. Total penjualan tahunan kami diperkirakan akan melampaui 14 juta unit, dengan pendapatan diperkirakan mencapai $240 miliar di akhir periode perencanaan," katanya dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis, Selasa (19/9/2017).

Dalam Aliansi 2022, perusahaan anggota aliansi akan meningkatkan penggunaan common platorm, di mana 9 juta unit akan berdasarkan empat common platform. Rencana ini termasuk penambahan penggunaan common powertrain menjadi 75% dari total penjualan.

Aliansi 2022 merencanakan pengembangan besar dalam teknologi kendaraan listrik, termasuk pengembangan dan penerapan sistem swakemudi, konektivitas kendaraan dan layanan baru untuk menunjang mobilitas.

Tag : nissan
Editor : Mia Chitra Dinisari
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top