Kia Incar Penjualan Naik Dua Kali Lipat

Perusahaan percaya diri mencapai target dengan produk upper MPV (multi purpose vehicle) Grand Sedona dan hatchback All New Rio.
Muhammad Khadafi | 27 April 2017 21:27 WIB
KIA-RIO - Carguideblog

Bisnis.com, JAKARTA – PT Kia Mobil Indonesia (KMI) memasang target penjualan 100% tahun ini. Perusahaan percaya diri mencapai target dengan produk upper MPV (multi purpose vehicle) Grand Sedona dan hatchback All New Rio.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), volume penjualan pabrik ke diler (wholesale) KMI sepanjang tahun lalu sebanyak 1.442 unit. Perusahaan berharap tahun ini bisa mencapai angka 3.000 unit.

Presiden Direktur KMI Iki Wibowo mengatakan Grand Sedona telah diluncurkan sejak Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016. Permintaan sudah terbilang baik, tapi masih terkendala ketersediaan stok. Dia berharap tahun ini bisa didistribusikan dengan baik.

“Sedona ini cukup menjadi favorit di beberapa negara. Jumlah pesanan mungkin di atas estimasi prinsipal, sehingga ketersediaan stok untuk pengiriman terhambat,” kata Iki di ajang pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2017 di Jakarta, Kamis (27/4/2017).

Sementara itu, All New Rio secara resmi dilepas ke pasar pada ajang pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2017. Produk ini terbilang cepat masuk ke Indonesia, karena baru pertama kali diluncurkan secara global pada Paris Motor Show tahun lalu.

Grand Sedona dan All New Rio diharapkan dapat memberikan kontribusi penjualan setidaknya 50% terhadap total penjualan tahun ini. All New Rio dipersiapkan menjadi penyumbang volume penjualan terbesar dengan 25%—30%, sedangkan Grand Sedona di urutan kedua 20%.

Iki menyadari hatchback, kelas All New Rio merupakan ceruk yang kecil. Ditambah lagi harus bersaing dengan merek-merek Jepang yang sudah memiliki basis produksi di dalam negeri. Seperti diketahui, produk-produk Kia masih dimpor secara utuh atau CBU (complete built up) dari negara asalnya, Korea Selatan.

Data Gaikindo menunjukkan pangsa pasar hatchback sepanjang 2016 dibandingkan total pasar otomotif dalam negeri hanya sebesar 3,62%.  Pangsa pasar Rio generasi sebelumnya di kelas hatchback sebesar 1,49%.

“Kami tidak muluk-muluk berharap menguasai pangsa pasar. Kami hanya berharap konsumen yang mengincar kelengkapan fitur tertarik pada model produk kami,” kata Iki.

Adapun volume penjualan KMI sempat menyetuh angka 13.651 unit pada 2012. Saat itu citycar Kia Picanto menjadi tulang punggung penjualan. Namun, seperti citycar lain, Picanto harus rela mengalah dengan kehadiran mobil murah ramah lingkungan atau LCGC.

KMI tidak berharap banyak Picanto dapat berkontribusi besar terhadap total penjualan perusahaan. Apalagi sejauh ini belum ada rencana prinsipal mengirimkan pembaharuan model ini ke Tanah Air. 

Tag : kia
Editor : Demis Rizky Gosta
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top