Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Investasi Mobil Listrik, Laba Ford Anjlok 50 Persen di Kuartal I

Ford memproyeksi terjadinya penurunan 50% total laba di kuartal pertama tahun ini yang dipicu oleh banyaknya investasi yang telah digelontorkan untuk memproduksi kendaraan bertenaga listrik dan kendaraan otonom (self-driving system car)
Yusran Yunus
Yusran Yunus - Bisnis.com 24 Maret 2017  |  13:44 WIB
Ford. - .uk.reuters.com
Ford. - .uk.reuters.com

Bisnis.com, JAKARTA - Ford Motor Co.,mengakui kini mengalami kesulitan dalam menjaga profitabilitas di tengah melambatnya pasar otomotif.

Ford memproyeksi terjadinya penurunan 50% total laba di kuartal pertama tahun ini yang dipicu oleh banyaknya investasi yang telah digelontorkan untuk memproduksi kendaraan bertenaga listrik dan kendaraan otonom (self-driving system car) yang diharapkan mampu mendongkrak laba di masa depan.

Chief Executive Officer, Mark Fields mengatakan laba akan anjlok tahun ini sebelum nantinya naik pada 2018 mendatang karena besarnya pengeluaran yang dilakukan perusahaan untuk bersaing dengan para perusahaan teknologi yang beralih ke industri otomotif seperti Waymo milik Alphabet Inc. Dan Uber Technologies Inc.

Ford mengungkapkan bahwa saat ini para produsen otomotif memang tengah menghadapi penurunan penjualan dan peningkatan biaya guna memasuki era baru mobilitas. BMW AG juga memprediksi bahwa profit margin mengalami penurunan di tengah tingginya investasi untuk produksi kendaraan otonom.

Chief Financial Officer Ford Bob Shanks menjelaskan, “Kami sedang bekerja saat ini untuk menutupi penurunan laba beberapa bulan dan kami sedang memulai merancang beberapa proyeksi langkah ke depan yang mungkin kami ambil.”

Permintaan Melambat

Ford juga memprediksi laba sebelum pajak selama setahun akan tergelincir menjadi US$9 miliar dari performa laba sebelum pajak tahun lalu yang tercatat US$10,4 miliar. Ford juga telah merencanakan untuk mengurangi 4% produksi kendaraan di Amerika Utara selama kuartal pertama di tahun ini sebagai antisipasi melambatnya permintaan.

Kondisi tersebut telah diinformasikan Ford kepada para investor di akhir tahun lalu dengan memperingatkan bahwa anjloknya harga mobil bekas akan berdampak pada unit kredit kendaraan tahun ini.

Tercatat, saham Ford, General Motors Co, dan Fiat Chrysler Automobiles NV turun di awal minggu ini setelah Ally Financial Inc mengumumkan kemungkinan melambatnya pertumbuhan laba industri otomotif.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ford motor company

Sumber : Bloomberg

Editor : Linda Teti Silitonga
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top