Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Keuntungan Tata Motors Group Terjun 96%, Ini Penyebabnya

Produsen mobil asal India Tata Motors melaporkan penurunan laba bersih yang diperkirakan mencapai 96% karena terimbas meruginya perusahaan dalam bisnis di pasar domestik.
Tegar Arief
Tegar Arief - Bisnis.com 15 Februari 2017  |  13:02 WIB
Keuntungan Tata Motors Group Terjun 96%, Ini Penyebabnya
Bagikan

Bisnis.com, MUMBAI - Produsen mobil asal India Tata Motors melaporkan penurunan laba bersih yang diperkirakan mencapai 96% karena terimbas meruginya perusahaan dalam bisnis di pasar domestik.

Dikutip dari Reuters, Rabu (15/2/2017), laba bersih konsolidasi untuk triwulan keempat tahun lalu jatuh ke 1,12 miliar rupee atau setara dengan US$16,7 juta dari capaian periode yang sama tahun sebelumnya yakni 29,53 miliar rupee.

Adapun berdasarkan laporan yang dirilis oleh perusahaan tersebut, total pendapatan operasional turun sebesar 4,3% menjadi 685,41 miliar rupee.

Penjualan eceran sedan Jaguar dan SUV Land Rover naik 8% menjadi 149.288 unit dalam tiga bulan terakhir tahun lalu, yang dibantu oleh kenaikan sebesar 38% di pasar China. Adapun penjualan ritel Jaguar naik sekitar 90% menjadi 45.364 unit, dan Land Rover turun 9% menjadi 103.924 unit.

Laba bersih Jaguar Land Rover menurun menjadi 167 pound atau setara dengan US$208 juta dari 440 juta pada tahun sebelumnya. Adapun pendapatan total naik 13,1% menjadi 6,5 miliar.

Perusahaan domestik Tata Motors melaporkan kerugian bersih senilai 10,46 miliar rupee, karena perubahan strategi bisnis yang dilakukan oleh perusahaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tata motors

Sumber : Reuters

Editor : Gita Arwana Cakti
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top