Blackberry Kembangkan Kendaraan Otonom

BlackBerry Ltd berencana untuk berinvestasi C$100 juta atau setara US$ 75 juta untuk membangun fasilitas pengembangan kendaraan otonom selama beberapa tahun ke depan
Lingga Sukatma Wiangga | 20 Desember 2016 13:09 WIB
Blackberry. - Ilustrasi/ecumenicalnews.com

Bisnis.com, OTTAWA — BlackBerry Ltd siapkan investasi C$100 juta atau setara US$ 75 juta untuk membangun fasilitas pengembangan kendaraan otonom selama beberapa tahun ke depan.

Sebelumnya, Blackberry harus memperluas usaha untuk mengejar keuntungan yang lebih besar di masa yang akan datang setelah pergulatan di pasar smart phone dimenangkan Samsung dan Apple.

"Orang bisa membuat argumen bahwa QNX [anak perusahaan Blackberry dalam pengembangan kendaraan otonom] adalah aset terkuat dalam portofolio mereka sekarang, jadi menyegarkan untuk melihat investasi ini," kata analis Consumer Mobility IDC Brian Haven seperti dikutip dari Reuters, Selasa (20/12/2016).

Namun menurutnya, Blackberry akan menghadapi tantangan besar seiring para pesaing di bisnis tersebut yang sudah menggelontorkan investasi yang lebih besar.

Untuk pengembangan ini BlackBerry awalnya akan bekerja dengan pemasok PolySync dan perusahaan semikonduktor Renesas Electronics Corp.

Anak usahanya yaitu QNX kini berganti nama menjadi BlackBerry QNX. Anak perusahaan tersebut saat ini mempekerjakan sekitar 400 insinyur, sekitar tiga-perempat dari mereka ditempatkan di fasilitas pengembangan di Kanata di pinggiran Ottawa.

Saat ini total karyawan BlackBerry sekitar 5.000 orang.

Sumber : reuters

Tag : otomotif
Editor : Martin Sihombing
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top