Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kuartal I/2016, Penjualan Bersih Gajah Tunggal Meningkat 11,8%

Produsen ban PT Gajah Tunggal Tbk menorehkan kinerja penjualan yang menggembirakan di kuartal I 2016 (1Q16) dengan mencetak penjualan bersih sebesar Rp3,436 triliun, meningkat 11,8% dari capaian di periode sama 2015 (1Q15) sebesar Rp3,074 triliun.
Yusran Yunus
Yusran Yunus - Bisnis.com 16 Juni 2016  |  23:50 WIB
Kuartal I/2016, Penjualan Bersih Gajah Tunggal Meningkat 11,8%
/Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - Produsen ban PT Gajah Tunggal Tbk menorehkan kinerja penjualan yang menggembirakan di kuartal I 2016 dengan mencetak penjualan bersih sebesar Rp3,436 triliun, meningkat 11,8% dari capaian di periode sama 2015 (1Q15) sebesar Rp3,074 triliun.

Direktur Gajah Tunggal, Catharina Widjaja mengatakan capaian itu tidak terlepas dari kontribusi signifikan dari semua segmen produk ban yakni ban radial, ban bias dan ban sepeda motor.

"Penjualan ekspor perusahaan tetap merupakan pasar yang memberikan kontribusi paling besar, dengan pertumbuhan sebesar 16% jika dibandingkan periode sama tahun lalu," katanya di acara buka bersama jajaran manajemen Gajah Tunggal dengan media, Kamis (16/6/2016) malam.

Dia mengemukakan pasar ban pengganti (replacement) dalam negeri yang mulai pulih setelah mengalami kelesuan pada kuartal pertama 2015, tumbuh sebesar 13,1%. Sementara pasar Original Equipment for Manufacture (OEM) masih penuh dengan tantangan dan satu-satunya pasar yang mengalami penurunan penjualan.

"Penjualan ke pasar OEM menurun 9,3% dari tahun ke tahun, mencerminkan lesunya penjualan kendaraan baru".

Pada 1Q16, perseroan mencatat laba bersih sebesar Rp338 miliar, membaik dari 1Q15 yang mencatat rugi besar Rp290 miliar, didukung oleh penguatan rupiah terhadap dolar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gajah tunggal
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top