Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penjualan Alphard Hingga September Melonjak 160%

Penjualan unit completely built up (CBU) PT Toyota Astra Motor periode Januari hingga September 2015 untuk jenis kendaraan fungsional Alphard dan Vellfire melonjak hingga 160%.
Adhitya Noviardi
Adhitya Noviardi - Bisnis.com 07 Oktober 2015  |  14:45 WIB
Penjualan Alphard Hingga September Melonjak 160%
GM Technical Service Division Toyota Astra Motor Dadi Hendriadi memperlihatkan mobil Toyota New Alphard 2.5 G Hybrid yang diluncurkan pada Gaikindo Indonesia International Auto Show 2015, di ICE SCBD, Serpong, Tangerang, Banten, Sabtu (22/8). - Antara

Bisnis.com, BARCELONA - Penjualan unit completely built up (CBU) PT Toyota Astra Motor periode Januari hingga September 2015 untuk jenis kendaraan fungsional Alphard dan Vellfire melonjak hingga 160%.

Pada periode sembilan bulan 2015, penjualan masing-masing kendaraan tersebut mencapai 1.431 unit Alphard dan 502 unit Velfire. Angka ini jauh berbeda dengan pencapaian penjualan kendaraan periode bulan yang sama pada 2014 yang hanya 744 unit (Alphard).

"Setelah dilakukan perbaikan dan seiring peluncuran Vellfire, angka penjualan kami melonjak. Pangsa pasar kami di kelas kendaraan fungsional ini juga melonjak pada tahun ini menjadi 82% dari total kendaraan sejenis dikelasnya yang peredarannya di Indonesia mencapai 2.344 unit," kata Head Unit CBU PT Toyota Astra Motor Adrian Tirtadjaja kepada Bisnis.com, Rabu (7/10/2015).

Sementara itu, pangsa pasar Alphard pada 9 bulan 2014, sebelum peluncuran Vellfire, hanya sebesar 51% dari total kendaraan yang bersaing di kelasnya sebanyak 1.452 unit.

Dia melanjutkan peningkatan penjualan unit CBU ini terjadi seiring kian naiknya kebutuhan konsumen atas kendaraan fungsional yang mewah, nyaman, dan gaya hidup yang berubah.

Kondisi ini, menurut dia, sekaligus menjadi sinyal bahwa ekonomi masyarakat kelas menengah atas terus berkembang, sehingga mendorong kemampuan mereka untuk membeli kendaraan dengan kebutuhan yang berbeda pula.

"Ada sisi positifnya juga ketika kita melihat banyak yang beli kendaraan mewah ini. Artinya, pendapatan pajak kendaraan mewah juga naik. Dan biasanya mereka yang beli mobil ini, adalah mereka yang taat pajak. Kami dalam hal ini mendukung transparansi transaksi," kata Adrian.

Terkait dengan penjualan unit CBU lainnya seperti Camry dan Corolla, dia menjelaskan, mengalami penurunan, serupa dengan penurunan penjualan untuk kelas yang sama milik ATPM lainnya.

Untuk Camry, hingga September 2015, penjualan kendaraan ini mencapai 1.079 unit turun 26% bila dibandingkan periode yang sama 2014 yang mencapai 1.468 unit.

Sementara itu untuk Corolla, penjualan unit CBU-nya periode Januari-September 2015 mencapai 981 unit atau turun 32% bila dibandingkan periode yang sama 2014 sebanyak 1.439 unit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

toyota alphard
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top