Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Alih Suplai Komponen Otomotif ke Produsen Lokal Harus Bertahap

Meskipun komponen otomotif berbasis baja dapat dipasok dari dalam negeri, produsen otomotif tak bisa seketika menghentikan impornya dan beralih ke produk lokal.
Dini Hariyanti
Dini Hariyanti - Bisnis.com 20 Agustus 2015  |  21:31 WIB
Ilustrasi - bisnis.com
Ilustrasi - bisnis.com

Bisnis.com, TANGERANG - Meskipun komponen otomotif berbasis baja dapat dipasok dari dalam negeri, produsen otomotif tak bisa seketika menghentikan impornya dan beralih ke produk lokal.

Ketua Umum Gabungan Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Sudirman M.R. mengatakan peralihan tersebut harus dilakukan bertahap berawal dari jeroan alias komponen bagian dalam kendaraan (inter parts) barulah ke luar (outer parts).

Pria yang yang juga menjabat Presiden Direktur PT Astra Daihatsu Motor (ADM) itu menyatakan Daihatsu merintis peningkatan komponen lokal berbahan baja sejak beberapa tahun silam. Rerata tingkat kandungan dalam negeri atas komponen kendaraan ini berkisar 90%.

“Sampai akhir tahun ini kami butuh sekitar 4.000 ton baja untuk inter part. Ini juga kisaran yang dibutuhkan satu merek otomotif secara umum,” ucapnya di sela-sela Pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS), di ICE BSD City, Tangerang Selatan, Kamis (20/8/2015).

Peralihan suplai komponen berbahan baja dari impor ke lokal yang dilakukan pemanufaktur otomotif rerata baru merambah inter part. Artinya RI butuh pendalaman struktur industri penunjang otomotif melalui kehadiran berbagai investasi baru dari pebisnis dalam maupun luar negeri.

Salah satu investasi baru di sektor tersebut dilakukan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. bersama Nippon Steel & Sumitomo Metal Corporation (NSSMC). Investasi keduanya bernilai US$500 juta di Cilegon, Banten dengan target konstruksi pada 2015.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Komponen Otomotif
Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top