Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jokowi: Kehadiran Proton Bukan untuk Mobnas, tapi...

Presiden Joko Widodo menegaskan kehadiran Perusahaan Otomobil Nasional Malaysia Proton bukan untuk menggulirkan program Mobil Nasional yang telah lama mangkrak.
Akhirul Anwar
Akhirul Anwar - Bisnis.com 09 Februari 2015  |  16:53 WIB
Presiden Joko Widodo bertemu WNI, di KBRI Manila Filipina, Senin (9/2/2015). - JIBI/Akhirul Anwar
Presiden Joko Widodo bertemu WNI, di KBRI Manila Filipina, Senin (9/2/2015). - JIBI/Akhirul Anwar

Bisnis.com, MANILA - Presiden Joko Widodo menegaskan kehadiran perusahaan otomotif Malaysia Proton bukan untuk menggulirkan program mobil Nasional yang telah lama mangkrak.

Kedatangan Proton yang bekerja sama dengan PT Adiperkasa Citra Lestari millik bekas Kepala Badan Intelijen Negara A.M. Hendropriyono murni kepentingan ekspansi bisnis kedua perusahaan.

"Belum sampai ke sana [mobnas]. Ya kita ini kan terbuka mau yang dari Malaysia masuk, ya kalau investasi ya silakan, mau dari Korea juga silakan, mau dari Jepang yang sudah banyak, mau investasi lebih besar lagi ya silakan, kita butuh investasi," katanya, Senin (9/2/2015). 

Jokowi berpendepat hebohnya kedatangan Proton ke Indonesia tidak perlu dikhawatirkan karena masih dalam tahap awal. Kedatangannya dalam penandatanganan MoU tersebut lantaran diundang oleh Komisaris Proton Mahathir Mohamad dan PM Malaysia Najib Razak. 

"Itu kan business to business. Itu pun saya kira masih dalam sebuah MoU yang sangat awal sekali, FS-nya kan juga belum jadi, kemarin karena diundang Dr Mahathir dan pak PM Najib Razak ya saya datang. Jadi masih awal-awal sekali," imbuhnya.

Jokowi pun tidak tahu menahu tentang gagasan besar yang akan diusung oleh Proton dan Adiperkasa dengan mendirikan pabrik di kawasan Bekasi Jawa Barat, karena tidak melibatkan pemerintah di dalamnya.

"Saya mesti lihat feasibility study-nya seperti apa, kemudian targetnya yang mau dicapai sebetulnya apa kan," ujar Presiden.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi mobnas Heboh Mobnas Proton
Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top