Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

ASTRA MOTOR Optimistis Kuasai Pasar Jateng Hingga 75%

Astra Motor, main dealer sepeda motor Honda Wilayah Jawa Tengah, optimistis dapat meraup pangsa pasar atau market share pada tahun ini hingga 75%, didukung produk baru yang dalam waktu diluncurkan yakni Vario 150 cc.
Muhammad Khamdi
Muhammad Khamdi - Bisnis.com 25 Januari 2015  |  19:10 WIB
Astra Motor Jateng saat ini membawa empat eks-karesidenan yakni Semarang, Soloraya, Pekalongan dan Pati.  - Bisnis.com
Astra Motor Jateng saat ini membawa empat eks-karesidenan yakni Semarang, Soloraya, Pekalongan dan Pati. - Bisnis.com

Bisnis.com, SEMARANG—Astra Motor, main dealer sepeda motor Honda Wilayah Jawa Tengah, optimistis dapat meraup pangsa pasar atau market share pada tahun ini hingga 75%, didukung produk baru yang dalam waktu diluncurkan yakni Vario 150 cc.

“Yang kami lakukan memberikan yang terbaik bagi konsumen, semoga bisa tercapai angka itu,” kata Region Head Astra Motor Jateng Darmawan Tjondrodihardjo di sela-sela acara Safety Riding Day Astra Motor 2015, Minggu (25/1/2015).

Menurut Darmawan, penjualan motor tipe matik bisa mencapai 75%-80% dan sisanya motor bebek dan sport.

Penjualan produk Honda di Jateng tahun ini naik 12% dibandingkan dengan tahun sebelumnya menjadi sebanyak 533.000 unit. Adapun tahun ini penjualan bisa mencapai 600.000 unit atau naik sekitar 12%.

Dia mengakui perekonomian di Jateng awal 2014 agak terganggu dengan bencana banjir, Gunung Kelud meletus. Menurutnya, awal tahun ini perekonomian di Jateng akan membaik dengan pembangunan infrastruktur jalan tol dan peralihan pabrik dari Jakarta dan sekitarnya ke Jateng.

Marketing Head Astra Motor Jawa Tengah Sukamto Margono memaparkan banyaknya perusahaan berekolasi atau mengembangkan bisnis di Jateng secara otomatis memberikan kontribusi positif bagi penjualan sepeda motor di wilayah ini.

Dia mengakui target market share 75% tahun ini mengacu pada penjualan tiga bulan terakhir pada tahun sebelumnya dengan rerata perbulan diangka 75%.

“Kalau melihat market share awal bulan tahun lalu memang hanya 68%-69% karena pengaruh banjir dan gunung meletus. Tahun ini kami melihat pasar stabil,” ujarnya.

Sukamto mengatakan secara menyeluruh pasar motor menurun 2% sepanjang 2014. Namun demikian, tahun ini ada harapan baru melonjaknya perekonomian setelah mendengarkan informasi dari pemerintah, pakar ekonomi dan perbankan dalam seminar bebeberapa waktu lalu.

Selain itu, dia menilai konsumen di Jateng cenderung fanatik pada merek Honda seiring dengan banyaknya pilihan model dan teknologi canggih dari masing-masing produknya.

Dia menjelaskan Astra Motor Jateng saat ini membawa empat eks-karesidenan yakni Semarang, Soloraya, Pekalongan dan Pati. “Dari wilayah itu, penjualan yang terbanyak masih di Semarang,” ujarnya.

Chief Executive Astra Motor Sigit Kumala mengatakan porsi penjualan produk sepeda motor Honda secara nasional pada tahun ini ditarget 30%. Dia menyatakan Jateng memberikan kontribusi penjualan cukup bagus dibandingkan provinsi lainnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

astra honda motor
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top