Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Andalkan HR-V, Honda Targetkan Jual 175.000 Unit Mobil Tahun Ini

PT Honda Prospect Motor menargetkan penjualan mencapai 175.000 unit tahun ini, naik dari raihan penjualan pada 2014 yang sebanyak 159.147 unit
Lingga Sukatma Wiangga
Lingga Sukatma Wiangga - Bisnis.com 18 Januari 2015  |  21:58 WIB

Bisnis.com, BANDUNG — PT Honda Prospect Motor menargetkan penjualan mencapai 175.000 unit tahun ini, naik dari raihan penjualan pada 2014 yang sebanyak 159.147 unit.

Menurut Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual PT Honda Prospect Motor Jonfis Fandy, tahun ini sebenarnya pasar mobil Indonesia menghadapi banyak tantangan dari kondisi ekonomi.

Tingkat inflasi masih tinggi akibat kenaikan harga bahan bakar akhir tahun lalu, meski kemudian diturunkan kembali tahun ini. Selain itu nilai tukar rupiah masih terpuruk, dan kenaikan nilai suku bunga acuan Bank Indonesia menjadi 7,75% ikut membuat ekonomi melambat.

Sehingga, menurut Jonfis, pada semester I/2015 kemungkinan pasar masih melandai. Penjualan Honda diharapkan meningkat pada paruh kedua tahun ini. Pasalnya, konsumen dinilai sudah menyesuaikan dengan kondisi ekonomi dan optimisme pasar kembali tumbuh saat pemerintah melaksanakan program ekonomi yg dijanjikan.

Optimisme Honda untuk meraih penjualan yang ditargetkan tahun ini tak lepas dari harapan pada produk keluaran terbaru HR-V yang mulai dipasarkan tahun ini. All New HR-R ditargetkan laku terjual mencapai 20.000 unit per tahun.

"Tahun ini kami yakin dengan adanya tambahan HR-V, sehingga bisa mencapai 175.000 unit. Tapi semua akan bergantung kondisi ekonomi," katanya, Kamis (15/1).

Jonfis mengakui, untuk menggenjot pasar pihaknya akan melakukan  pembaruan pada beberapa varian produk. Selain itu, HPM gencar memperluas pasar dengan membuka diler baru, yang merata di seluruh kawasan Indonesia.

Hingga 2014 Honda sudah memiliki 103 unit diler 3S. Pada tahun ini Honda berharap dapat menambah dilernya menjadi sekitar 150 unit.

"Sekarang bagaimana caranya kami mendapatkan konsumen baru. Dengan adanya perluasan jaringan yang melayani penjualan dan purna jual akan semakin banyak orang memilih Honda," ujarnya.

Meski demikian, dia melanjutkan, terkait target HPM akan mengevaluasi capaian per kuartal. Target penjualan akan kembali disesuaikan dengan mengacu pada stok di diler, resale value, harga kendaraan, maupun daya beli konsumen pada kondisi ekonomi tertentu.

Target penjualan Honda tahun ini sebenarnya tidak berubah dari target yang dicanangkan pada 2014. Akan tetapi, pada 2014 pabrikan asal Jepang tersebut tidak mampu merealisasikannya lantaran pasar kendaraan nasional pertumbuhannya terhambat pelambatan ekonomi.

Meski demikian, penjualan PT HPM pada tahun lalu meningkat 73,9% jika dibandingkan dengan capaian pada 2013 yang hanya 91.943 unit. Lonjakan penjualan tersebut diraih berkat dorongan produk andalan mereka di segmen low multi purpose vehicle (LMPV), Mobilio.

Pada 2013 Mobilio belum dipasarkan. Mengutip data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), saat itu tiga penyumbang penjualan terbesar Honda adalah Jazz di segmen hatchback yang mengantongi penjualan 27.803 unit.

Peringkat kedua ditempati oleh CR-V di segmen sport utility vehicle (SUV) yang mencatatkan penjualan sebanyak 20.385 unit. Sedangkan kontribusi penjualan terbanyak ketiga ditorehkan Freed di segmen medium MPV dengan 18.595 unit yang terjual.

Untuk menggenjot penjualan pada 2014 HPM mulai bermain di pasar low multi purpose vehicle (LMPV) yang selama ini memang menjadi tulang punggung penjualan mobil secara nasional. Alhasil, dari informasi yang dihimpun Bisnis hanya HPM yang tahun lalu mengalami kenaikan penjualan yang signifikan di saat pasar otomotif melandai.   

Pada 2014 tiga produk Honda yang menjadi penyumbang terbesar untuk penjualan HPM yaitu Mobilio dengan total penjualan 79.288 unit di tahun pertama kehadirannya. Penjualan terbanyak kedua disumbangkan segmen low cost green car (LCGC) yang sudah dipasarkan Honda sejak 2013, dan bersinar tahun berikutnya. Di segmen itu Brio Satya menyumbangkan total penjualan 26.683 unit.

Jazz tahun lalu masih menempati tiga penyumbang teratas dengan total penjualan 22.329 unit. Jazz pada 2014 ikut moncer karena Honda meluncurkan model terbaru yakni generasi ketiga pada akhir Juni.

Pada 2015, menurut Jonfis kontributor penjualan terbanyak Honda tidak akan jauh berubah. Akan tetapi persentase kontribusi penjualan akan sedikit berubah selain karena kehadiran HR-V, juga adanya New Honda CR-V yang diproyeksikan terjual 11.000 unit tahun ini atau naik dari penjualan tahun lalu yang sebanyak 8.551 unit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

otomotif penjualan mobil
Editor : Redaksi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top