Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Astra Internasional Bersiapi Hadapi Tantangan Ekonomi

Presiden Direktur PT Astra International Prijono Sugiarto mempersiapkan pihaknya untuk tahun yang penuh tantangan karena gejolak ekonomi dan sengitnya persaingan otomotif di Indonesia .
Lingga Sukatma Wiangga
Lingga Sukatma Wiangga - Bisnis.com 05 Juni 2014  |  20:09 WIB
Astra Internasional Bersiapi Hadapi Tantangan Ekonomi
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA—Presiden Direktur PT Astra International Prijono Sugiarto mempersiapkan pihaknya untuk tahun yang penuh tantangan karena gejolak ekonomi dan sengitnya persaingan otomotif di Indonesia .

Astra harus menaikkan harga mobil dan sepeda motor tahun ini, untuk melawan rupiah yang melemah. Hal ini memberikan kontribusi terhadap penurunan 5% laba di kuartal pertama.

"Tahun ini akan penuh dengan tantangan. Data ekonomi menunjukkan bahwa Indonesia tidak kebal. Pasar ekspor tidak mendukung, harga komoditas tetap rendah . Namun konsumsi swasta dalam tiga bulan pertama tahun ini tampaknya tetap positif ," kata Sugiarto di kantor perusahaan di Jakarta, saat ditemui Bloomberg, Rabu (4/6/2014).

Padahal laba bersih Astra diprediksi akan naik 8,3% menjadi Rp21 triliun ($1,7 miliar) tahun ini menurut para analis. Perusahaan membukukan penurunan laba tahunan pertamanya sejak 2006 lalu.

Persaingan industri otomotif di Indonesia meningkat setelah produsen saingan seperti Honda, Suzuki Motor Corp dan Nissan Motor Co menanggapi keputusan Astra pada tahun 2003, untuk memperkenalkan van kecil dan lebih murah bagi pasar lokal, atau yang dikenal dengan low MPV.

Segmen ini sekarang menyumbang sekitar sepertiga dari total penjualan mobil baru di Indonesia. Sugiarto mengatakan, pangsa pasar Astra di segmen ini akan terus meningkat menjadi 55%-60%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

astra international

Sumber : Bloomberg

Editor : Rustam Agus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top