Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Meski Penjualan Turun, Avanza Masih Rajai Segmen Low MPV

Meski penjualan awal kuartal II/2014 mengalami penurunan, Toyota Avanza masih rajai pasar segmen mobil serbaguna kelas bawah (low multi purpose vehicle/LMPV).
Lingga Sukatma Wiangga
Lingga Sukatma Wiangga - Bisnis.com 18 Mei 2014  |  22:20 WIB
Meski Penjualan Turun, Avanza Masih Rajai Segmen Low MPV
Toyota Avanza. -

Bisnis.com, JAKARTA— Meski penjualan awal kuartal II/2014 mengalami penurunan, Toyota Avanza masih memimpin pasar segmen mobil serbaguna kelas bawah (low multi purpose vehicle/LMPV).

Pada April 2014, mobil sejuta umat tersebut mencatatkan penjualan sebanyak 14.118 unit. Angka penjualan tersebut merosot tajam, karena di periode yang sama pada 2013 TAM berhasil melego 19.798 unit Avanza. Persentase penurunan penjualan Avanza tersebut mencapai 19,70%.

Direktur Pemasaran PT TAM Rahmat Samulo tidak memungkiri penurunan tersebut karena adanya “tekanan” dari kompetitor. Akan tetapi, menurut dia, jika dirata-ratakan permintaan pasar per bulan masih stabil di angka 15.000 unit.

“Walaupun secara jumlah kami masih menguasai market, memang ada penurunan. Ini akibat pendatang-pendatang baru juga. Tapi rata-rata permintaan pasar per bulan masih stabil. Masih sesuai target 15.000 unit,” katanya.

Meskipun demikian Rahmat masih optimistis pasar Avanza akan tetap menjadi yang terkuat di segmen LMPV. Dia mengklaim, hal tersebut dikarenakan sebagai pemain lama Avanza lebih mengerti keinginan konsumen LMPV di Tanah Air.

 “Kami berharap masih akan menguasai pasar LMPV di kuartal kedua. Di atas 45% pangsa pasar LMPV. Mudah-mudahan terealisasi, karena tergantung permintaan pasar,” tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

otomotif toyota avanza
Editor : Setyardi Widodo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top