Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kenaikan PPnBM Mobil Mewah Tak Pengaruhi Pasar Audi

PT Garuda Mataram Motor (GMM), agen pemegang merek Audi, mengaku kenaikan PPnBM mobil tak mengganggu penjualan sebab produknya mayoritas bermesin kurang dari 3.000 cc.
Dini Hariyanti
Dini Hariyanti - Bisnis.com 02 Mei 2014  |  17:27 WIB
Kenaikan PPnBM Mobil Mewah Tak Pengaruhi Pasar Audi
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Pajak penjualan barang mewah (PPnBM) mobil di atas 3.000 cc naik dari 75% menjadi 125%  sejak 19 April 2014. Namun, PT Garuda Mataram Motor (GMM), agen pemegang merek Audi, mengaku penjualannya tak terganggu sebab mobil yang dipasarkannya bermesin kurang dari 3.000 cc.

“Bagi yang membeli karena hobi, kenaikan seperti itu tidak akan pengaruh. Bagi Audi, kenaikan PPnBM bukan hal yang berpengaruh banyak,” kata Manajer Penjualan Nasional GMM Yongki menjawab Bisnis, Kamis (1/5/2014).

Kontribusi penjualan produk di atas 3.000 cc tak sampai 10% sehingga bisnis Audi tak terpukul dengan lonjakan pajak tersebut.

Sekalipun kenaikan PPnBM ini mendongkrak harga jual pun tidak masalah. Pasalnya, peminat Audi adalah masyarakat kelas atas yang tak terlalu mempermasalahkan harga.

Rinciannya, harga jual setelah pajak (on the road Jakarta) untuk Audi RS4 bermesin 4.200 cc naik menjadi Rp2,4 miliar, RS5 4.200 cc jadi Rp2,5 miliar, dan R8 5.000 cc sekarang dibanderol Rp6 miliar. Sebelum PPnBM naik harga RS5, misalnya, berkisar Rp2 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mobil Mewah
Editor :
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top