Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pasar Kendaraan Niaga Kuartal I/2014 Tumbuh 3,9%

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat 90.814 unit kendaraan niaga alias komersil terjual selama 3 bulan pertama tahun ini. Angka ini lebih besar 3,9% terhadap realisasi periode yang sama tahun lalu 87.390 unit.
Dini Hariyanti
Dini Hariyanti - Bisnis.com 20 April 2014  |  17:12 WIB

Bisnis.com, JAKARTA--Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat 90.814 unit kendaraan niaga alias komersil terjual selama 3 bulan pertama tahun ini. Angka ini lebih besar 3,9% terhadap realisasi periode yang sama tahun lalu 87.390 unit.

Ketua I Gaikindo Jongkie D. Sugiarto berpendapat kendati kuartal I terdapat pertumbuhan tipis belum tentu pada bulan-bulan mendatang tren ini berlanjut.

“Kalaupun akan tumbuh sedikit sekali mengingat keseluruhan pasar otomotif sama seperti 2013,” katanya kepada Bisnis, di Jakarta, Minggu (20/4/2014).

Di antara kendaraan niaga yang ada, pikap dan truk berkontribusi paling banyak terhadap total penjualan domestik. Selama 3 bulan lalu keduanya laku 86.663 unit setara 26,4% penjualan otomotif nasional. Jumlah inipun meningkat 6% dibandingkan dengan kuartal I/2013.

Tren yang sama dialami bus meski cuma mencaplok 0,4% pasar domestik. Tapi, dengan penjualan 1.345 unit kendaraan ini juga membukukan pertumbuhan sales sebesar 18,5% atau lebih tinggi ketimbang pikap dan truk. 

Namun, selama Januari – Maret 2014 mobil berkabin ganda (4x2 dan 4x4) kurang laku dibandingkan dengan perolehan periode yang sama di tahun lalu. Kendaraan ini cuma laku 2.806 unit alias anjlok 37,6% dari 4.499 unit secara YoY.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kendaraan niaga
Editor :

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top