Isuzu Genjot Angkutan Komersial di Jateng

Isuzu Indonesia menggenjot penjualan angkutan komersial di wilayah Jawa Tengah - DIY mengingat pasarnya potensial untuk kelas ini.
Pamuji Tri Nastiti
Pamuji Tri Nastiti - Bisnis.com 16 April 2014  |  18:49 WIB
Isuzu Genjot Angkutan Komersial di Jateng
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, SEMARANG - Isuzu Indonesia menggenjot penjualan angkutan komersial di wilayah Jawa Tengah - DIY mengingat pasarnya potensial untuk kelas ini.

Sugihartono selaku PIC Karya Zirang Utama Isuzu Semarang, menyatakan kontribusi penjualan Jateng-DIY terhadap nasional mencapai 24% dengan market share 18%.

"Tahun ini harapannya tumbuh hingga 25% - 30% khususnya di dukung penjualan kendaraan komersial seperti medium truck dan light-truck," jelasnya di sela Pameran Otomotif Semarang (Pose), Rabu (16/4/2014).

Chief Operation Officer Astra Isuzu Harry Kamora, mengatakan dalam Pose 2014 pihaknya menargetkan penjualan 50 unit produk baik dari kelas truk maupun bus untuk kelas angkutan massal.

Dalam pameran Isuzu mendisplay produk unggulan yang sedang digeber di pasar seperti All New Isuzu Dmax Double Cabin desain terbaru, Isuzu Elf NKR 71 LWB untuk angkutan barang dan Isuzu GIGA FRR Bus untuk kelas truk menengah.

"Sebenarnya pasar double cabin dan bus belakangan penggunaanya mengalami regulasi baru sehingga penetrasi terganggu, di pasar Jateng-DIY Astra Isuzu tetap menaruh harap besar pada dua segmen ini," ujarnya.

Regional Manager PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) Lisa Tjandra optimistis Pose 2014 bakal mendorong kontribusi wilayahnya mencapai 30% dengan mengandalkan kelas double cabin, elf dan truk bus.

"Penjualan tahun lalu di area mencapai 600 unit, Jateng-DIY sekitar 225 unit tahun ini kalau bisa mencapai 300 unit," kata Lisa yang membawahi area Jateng-Jatim-NTT-NTB dan Bali.

Sebagai langkah mendorong pemasaran, hingga akhir tahun Astra Isuzu juga berencana menambah 8-10 outlet lagi di seluruh Indonesia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
isuzu

Editor : Sepudin Zuhri
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan
Top