Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Suzuki perluas jaringan distribusi suku cadang

Bisnis.com, JAKARTA--PT Suzuki Indomobil Sales, agen tunggal pemegang merek Suzuki, menjamin ketersediaan suku cadang dengan terus memperluas penyebaran dan jaringan distribusi serta layanan purna jual ke seluruh wilayah di Tanah Air.
Nurudin Abdullah
Nurudin Abdullah - Bisnis.com 08 September 2013  |  17:48 WIB

Bisnis.com, JAKARTA--PT Suzuki Indomobil Sales, agen tunggal pemegang merek Suzuki, menjamin ketersediaan suku cadang dengan terus memperluas penyebaran dan jaringan distribusi serta layanan purna jual ke seluruh wilayah di Tanah Air.

Endro Nugroho, Sales Director Suzuki Indomobil Sales, mengatakan pihaknya berusaha di mana pun konsumen berada tidak kesulitan untuk mendapatkan spare part Suzuki sehingga penyebaran dan distribusinya harus terus diperluas dan disempurnakan.

"Penyebaran geduang dan tempat pelayanan spare part terus diperluas hingga sekarang ini pelanggan tidak kesulitan karena pasokannya selalu tersedia dalam jumlah yang cukup," katanya di Jakarta, Minggu (8/9/2013).

Menurutnya, pasokan suku cadang dalam jumlah cukup dengan penyebaran dan distribusi serta tempat pelayanan yang tersebar luas maka harganya lebih kompetitif dan bahkan beberapa item menjadi lebih murah hingga 60% dari harga merek lain.

Selain itu, lanjutnya, Suzuki juga menyiapkan teknisi dan para mekanik yang trampil dengan kemampuan sesuai standar perusahaan untuk memberikan layanan terbaik kepada konsumen.

Dia mengatakan harga suku cadang diperkirakan akan bergerak naik karena imbas situasi ekonomi yang kurang kondusif dipicu gejolak moneter, penaikan suku bunga kredit, dan tingkat inflasi.

Demikian halnya harga kendaraan, yang sampai sekarang para agen tunggal pemegang merek masih menghitung secara cermat berapa besar kenaikannya dan mulai kapan harga baru diberlakukan, menyusul situasi ekonomi tersebut.

Endro menjelaskan kepercayaan dan kepuasan pelanggan dapat dilihat dari pertumbuhan penjualan Suzuki yang cukup baik mencapai 12.006 unit pada Agustus 2013 sehingga menempati urutan kedua setelah Toyota dengan produk andalan Suzuki Ertiga, Carry, APV, Splash dan Swift.

"Keberhasilan mencapai volume penjualan pada urutan nomor 2 merupakan hasil kerja keras perusahaan bersama para dilernya dan sekaligus menjadi bukti konsumen semakin percaya terhadap produk Suzuki," katanya.

Menurutnya, Suzuki berusaha mempertahankan posisi kedua pencapaian penjualan whole sales nasional tersebut sebagai salah satu upaya untuk mendorong jajaran manajemen perusahaan dan seluruh diler dalam memasarkan produk dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada konsumen.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang terbaru menyebutkan volume penjualan Suzuki secara whole sales atau dari pabrikan ke diler 12.006 unit pada Agustus 2013 berada di bawah Toyota sebanyak 25.088 unit dan lebih tinggi dari Daihatsu 11.689 unit.

Pencapaian penjualan sebanyak 12.006 unit sepanjang Agustus 2013 sesungguhnya lebih rendah 40,24% jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya mencapai 16.838 unit karena hari kerja efektif hanya sekitar 2 pekan, terpotong oleh liburan panjang Lebaran.

Demikian halnya penjualan Toyota mencapai 25.088 unit pada Agustus 2013 turun sebesar 56,29% dari bulan sebelumnya sebanyak 39.212 unit dan pada bulan lalu Daihatsu berhasil menjual 1.689 unit lebih rendah 32,4% dari pencapaian penjualan selama Juli 2013 sebanyak 15.477 unit.

Dia menjelaskan semua pelaku usaha otomotif optimistis penjualan kendaraan kembali meningkat pada bulan ini karena jumlah hari kerja efektif kembali normal dan didukung penyelenggaraan perhelatan akbar Indonesia International Motor Show 2013.  (ra)

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

suku cadang suzuki pt suzuki indomobil sales
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top