Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

MOBIL LCGC: Sudah Dapat Banyak Insentif, Dilarang Pakai BBM Bersubsidi

BISNIS.COM, JAKARTA− Pemerintah akan melarang pengguna mobil murah ramah lingkungan (LCGC) untuk menggunakan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.
Emanuel Tome Hayon
Emanuel Tome Hayon - Bisnis.com 19 Juni 2013  |  01:03 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA− Pemerintah akan melarang pengguna mobil murah ramah lingkungan (LCGC) untuk menggunakan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Direktur Pemasaran dan Purna Jual PT Honda Prospect Motor (HPM) Jonfis Fandy menerangkan rencana Pemerintah untuk melarang konsumen pengguna mobil LCGC untuk menggunakan bbm subsidi merupakan hal wajar.

Menurutnya, pengguna kendaraan mobil LCGC adalah rata-rata konsumen yang yang mampu, sehingga pasti mematuhi peraturan yang dikeluarkan tersebut.

Dia menilai hal itu wajar, selain pemiliknya adalah konsumen kalangan menengah, Program LCGC ini juga merupakan program yang sudah banyak mendapatkan insentif, sehingga pemerintah berhak untuk mengeluarkan larangan tersebut.

“Intinya jika pelarangan tersebut ada tetap tidak akan mempengaruhi penjualan mobil murah dan ramah lingkungan tersebut,”ujarnya saat dihubungi, Selasa (18/6/2013).

Namun, Jonfis menambahkan pengaruh pelarangan tersebut hanya berpengaruh kecil pada penjualan. Dia menambahkan untuk jangka pendek penjualannya masih ada pengaruh sedikit hanya jika dalam jangka panjang pengaruhnya akan bisa disesuaikan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Harga BBM lcgc bersubsidi
Editor : Sepudin Zuhri
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top