Optimistis Kuasai Pasar MPV Premium, Toyota Andalkan Tiga Model

PT Toyota Astra Motor optmistis dapat mempertahankan penguasaan pasar pada segmen multipurpose vehicle (MPV) premium. Penjualan kendaraan serba guna premium Toyota tumbuh positif pada kuartal III/2018.
Thomas Mola | 19 Oktober 2018 03:30 WIB
Alphard "Executive Lounge" model (hybrid; black) - toyota.co.jp

Bisnis.com, JAKARTA--PT Toyota Astra Motor optmistis dapat mempertahankan penguasaan pasar pada segmen multipurpose vehicle (MPV) premium. Penjualan kendaraan serba guna premium Toyota tumbuh positif pada kuartal III/2018.

Vice President Director PT Toyota Astra (TAM) Motor Henry Tanoto mengatakan, penjualan MPV premium Toyota terus dijaga untuk tumbuh dibandingkan tahun lalu. Toyota mengincar pangsa pasar segmen MPV premium hingga 90% melalui tiga model MPV premium yang dipasarkan.

“Penjualan Toyota pada MPV premium, jika dibandingkan tahun lalu untuk pangsa pasar wholesales basically is maintained. Untuk [segmen] Alphard di 90%,” ujarnya kepada Bisnis, Rabu (17/10/2018).

Tiga model yang menjadi andalan Toyota pada segmen ini ialah Alphard, Vellfire dan Voxy. Dari sisi penjualan Voxy yang mulai dipasarkan pada semester II/2017 berkontribusi signifikan terhadap penjualan Toyota.

Henry menuturkan, Voxy sebagai salah satu model baru saat ini sudah memasuki fase penjualan yang lebih stabil. TAM berupaya agar penjualan Voxy bertahapan pada kisaran 400-an unit per bulan.

“Untuk Voxy sebagai salah satu model baru, saat ini sudah memasuki periode post launch di mana stabil di level 400-an,” tambahnya.

Merujuk pada data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) pengiriman kendaraan MPV premium ke diler (wholesales) sebanyak 9.623 unit pada kuartal III/2018. Jumlah itu naik tinggi jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang sebanyak 5.463 unit.

Hingga September 2018, wholesales Toyota cukup dominan dengan raihan 4.603 unit, naik 46,73% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Kontibusi penjualan terbanyak pada 9 bulan pertama tahun ini ialah Voxy sebanyak 4,217 unit, kemudian Alphard 2,869 unit dan Vellfire 727 unit.

Adapun, untuk MPV premium ini Toyota masih mengandalkan impor utuh (completely built-up/CBU) dari Jepang. Toyota mengklaim mayoritas kendaraan MPV premium yang diminati konsumen ialah berada pada kelas 2.500 cc sehingga tidak begitu terdampak dengan pengendalian impor CBU 3.000 cc ke atas.

Pemain lain yang mencatatkan pertumbuhan penjualan positif pada kuartal III/2018 ialah Mazda dan Hyundai. Mazda melalui Biante mampu terjual sebanyak 564, sementara Hyundai H1 sebanyak 344. Penjualan Mazda Biante itu naik 77,36%, sementara Hyundai H1 tumbuh34,38% dibandingkan periode kuartal III/2017.

Sebelumnya, Presiden Direktur PT Hyundai Motor Indonesia (HMI) Mukiat Sutikno mengatakan, pendorong pertumbuhan penjualan MPV premium Hyundai H-1 ialah kesiapan unit dan meningkatnya permintaan pasar. Tambah lagi, Hyundai juga menghadirkan produk baru pada segmen ini yakni New-Hyundai H-1 2018 yang dirilis beberapa bulan lalu.

"Lebih karena kesiapan unit dan permintaan untuk H-1," paparnya.

Tag : Toyota Alphard
Editor : Fatkhul Maskur
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top