Mobil Terbang dan Kendali Otomatis Solusi Bagi Masyarakat Perkotaan

Revolusi di bidang teknologi kendaraan akan terjadi pada dekade mendatang berupa mobil yang mampu berjalan sendiri dengan kendali otomatis atau bisa terbang.
Nurudin Abdullah | 02 September 2014 14:44 WIB
Aneka produk mobil di pameran otomotif - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA--Revolusi di bidang teknologi kendaraan akan terjadi pada dekade mendatang berupa mobil yang mampu berjalan sendiri dengan kendali otomatis atau bisa terbang.

Carmudi Indonesia, situs jual beli kendaraan online dalam siaran persnya yang diterima Bisnis.com, Selasa (2/9/2014), menjelaskan kendaraan revolusioner tersebut untuk memberikan kenyamanan bagi pengemudi dan penumpangnya hingga tidur di dalam mobil.

Konsep 5 kendaraan berteknologi tinggi itu adalah mobil otomatis yang dibekali kamera, sensor, radar dan laser itu dapat terkendali secara otomatis yang membawa dimensi baru bagi pengemudi di jalan raya.

Selanjutnya, mobil terbangyang dapat secara leluasa melewati kemacetan lalu lintas. Ide pembuatan mobil tersebut bukanlah baru, karena pada 1917 ada Curtiss Autoplane, kendaraan yang mampu melompat dan terbang. Pencetus ide ini adalah perusahaan Terrafugia.

Selain itu, akan ada kendaraan jaringan dengan menyasar segmen pasar masyarakat yang berdomisili di kota besar dan tempat-tempat yang ramai.  

Cara kerja kendaraan dengan sistem itu seseorang dapat menghubungi sebuah mobil melalui jaringan aplikasi smartphone dan kendaraan yang dimaksud akan sampai pada tujuan dan penjemputan maskimal dua orang.

Sistem tersebut akan mengkalkulasikan rute terbaik berdasarkan informasi waktu lalu lintas yang sebenarnya.  Pihak General Motors berencana melakukan bergai test sistem itu pada 20120.

Mobil listrik adalah teknologi berikutnya yang akan dikembangkan, sebagai solusi untuk mengatasi masalah emisi CO2 dari gas buang kendaraan yang tidak bersahabat bagi lingkungan.

Harga kendaraan ini cukup mahal karena biaya produksinya yang masih tinggi. Namun, seorang ahli di Universitas Wollongong Australia mencoba menemukan solusi berupa penelitian atas elemen yang melimpah yang ditemukan di dalam kerak bumi.

Lempengan eleman-elemen itu setelah disatukan menghasilkan batere untuk meningkatkan penyimpanan energy Li-ion dengan tingkat lima kali lipat.

Terakhir, kendaraan berbahan bakar sel ini dapat menjadi solusi untuk mobil bermesin kombusi yang gas buangnya merusak lingkungan dan harga mobil listrik yang masih mahal.

Apalagi, kendaraan ini dapat menghasilkan air sebagai hasil sampingan yang dapat digunakan untuk mengemudi dengan jarak tempuh cukup jauh. Namun, tidak terdapat stasiun pengisian dengan jumlah yang banyak di setiap lokasi yang berbeda.

Tag : otomotif
Editor : Ismail Fahmi
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top