Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv
Wuling Motors Indonesia mengenalkan kendaraan listrik pertamanya di Indonesia, Air ev sebagai kendaraan ramah lingkungan yang dijual dengan harga mulai dari Rp250 juta hingga Rp300 juta - BISNIS - Jaffry Prabu Prakoso.
Lihat Foto
Premium

Wuling Gandeng Telkomsel Tandai Implementasi CASE, Garapan Baru Provider?

Mobil listrik tidak saja mengubah mesin, melainkan pula fungsi sebuah mobil dengan layanan internet bahkan kecerdasan buatan. Konsep ini dikenal sebagai CASE.
Anshary Madya Sukma
Anshary Madya Sukma - Bisnis.com
09 Januari 2023 | 16:05 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Tren kendaraan listrik atau EV tidak bisa dilepaskan dengan sebuah konsep yang bernama CASE. Gampangnya, bisa dibayangkan ke depan unit mobil listrik layaknya “wifi” berjalan yang langsung tersambung pada aplikasi terkait mobiliti maupun sarana digital lainnya.

Konsep CASE sepaket dengan kehadiran teknologi elektrik bagi sektor otomotif. CASE sendiri merupakan akronim dari Connected, Autonomous, Shared, dan Electric. CASE seolah menangkap semua kebutuhan konsumen otomotif pada era teknologi sekaligus rendah emisi.

Sejurus dengan itu, di Indonesia pasar kendaraan listrik telah memulai era CASE. Misalnya, lewat kehadiran Wuling Air ev, mobil listrik mini itu disematkan berbagai layanan berbasis internet berjuluk Internet of Vehicle (IoV).

Lewat layanan itu, memungkinkan pengguna mobil Wuling Air ev untuk memiliki konektivitas dengan kendaraan melalui koneksi internet. Melalui koneksi tersebut, pelanggan dapat menggunakan beberapa fitur navigasi online, perintah mendengarkan musik favorit, hingga perbaikan sistem jarak jauh.

Perbaikan jarak jauh ini sebelumnya sempat terjadi pada pemilik Wuling air ev yang melakukan protes terkait jam mobil yang tidak sesuai dengan zona waktu di lokasinya. Kemudian, pengguna mobil listrik mungil itu menghubungi pihak Wuling untuk meminta perbaikan, dan hasilnya masalah tersebut berhasil di atasi.

"Untuk jam yang kemarin kurang tepat [GMT+6] sekarang sudah benar juga. Menurut BeRes nya sekarang kalau ada issue jam "salah" tinggal telepon ke SGMW pusat dan minta di "refresh" dari Server SGMW disana maka akan terupdate jamnya," ungkap pengguna Air ev di Facebook belum lama ini.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana
Berlangganan Sekarang
back to top To top