Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Mobil Timor hanya bertahan 2 tahun. Melejit dan kemudian harus ditutup. - Foto / chrisjiyoong.blogspot.com
Premium

Historia Bisnis: UE, AS & Jepang Adukan Proyek Mobil Nasional Indonesia ke WTO

05 Oktober 2020 | 23:59 WIB
Upaya menghadirkan mobil nasional (Mobnas) dimana teknologi, bahan baku dan kepemilikan saham oleh pengusaha nasional telah dilakukan Indonesia sejak zaman Presiden Soeharto. Upaya kendaraan merah putih ini mendapat tentangan termasuk dari negara-negara maju yakni Uni Eropa, Jepang Hingga AS karena dituding mendapatkan fasilitas negara.  

Bisnis.com, JAKARTA - Proyek mobil nasional Indonesia yang dicetuskan era Presiden Soeharto bahkan digugat hingga ke organisasi perdagangan dunia (WTO). 

Presiden Soeharto mengemukakan gugatan Uni Eropa terhadap Program Mobnas merupakan langkah biasa yang akan dilakukan jika merasa kepentingan perdagangannya dirugikan. 

"Pengaduan ke WTO biasa diajukan oleh anggota yang merasa dirugikan. Di WTO itu telah ditentukan mekanisme penyelesaian perbedaan pendapat," ulas Menteri Perdagangan Tunky Ariwibowo usai melapor ke Presiden Soeharto seperti yang ditulis Bisnis Indonesia edisi 5 Oktober 1996. 

Dalam laporan utama dengan tajuk 'Presiden: Tak Perlu Resah Tanggapi Gugatan di WTO,' itu disebutkan selain Uni Eropa, kebijakan mobil nasional Indonesia juga diadang oleh Jepang dan Amerika Serikat (AS). Dua negara terakhir menyatakan terlebih dahulu berkonsultasi secara bilateral dengan Indonesia sebelum menggugat ke WTO. 

Tunky mengaku menerima tembusan surat WTO dari Kepala Perwakilan RI di Jenewa dua hari sebelumnya. Kementerian Perdagangan juga menerima dua surat konsultasi bilateral dari Jepang dan Uni Eropa terkait proyek mobil nasional. 

"Permintaan konsultasi ini masih wajar. Kami segera menjawab surat itu, karena dalam ketentuan WTO kita memiliki waktu 10 hari menjawab permintaan," katanya. 

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top