Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Sejumlah mahasiswa menguji mobil listrik yang dibuatnya sebelum dilombakan dalam ajang "Indonesian Energy Marathon Challenge" di Hellypad Universitas Muhammadiyah Malang, Jawa Timur. -  Antara Foto/Ari Bowo Sucipto.
Premium

Mobil Listrik Indonesia: Dilema Aturan dan Permintaan

13 Mei 2020 | 15:07 WIB
Realisasi penjualan mobil listrik di Indonesia hingga triwulan I/2020 hanya 220 unit.

Bisnis.com, JAKARTA — Industri menunggu hadirnya aturan turunan peraturan presiden (Perpres) mobil listrik untuk menjadi payung teknis percepatan di lapangan.

Kukuh Kumara, Sekretaris Jenderal Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), mengatakan program mobil listrik di Indonesia masih terus berjalan hingga saat ini. 

Namun, pelaku industri masih menunggu pemain serta aturan turunan dari Peraturan Presiden (Perpres) No. 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik (KBL) Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Jalan.

Penjualan Whosale Mobil Januari-Maret 2020/Sumber: Gaikindo, diolah 

“Perpres No. 55/2019 itu perlu diterjemahkan, siapa yang mau memulainya. Hal itu sedang dibahas terus karena berkaitan dengan tipe kendaraan bermotor di masa depan,” ujarnya dalam diskusi, Senin (11/5/2020).

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top