Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Pengunjung mengamati mobil baru yang dipamerkan di pusat perbelanjaan di Bandung, Jawa Barat, Kamis (14/3/2019). - Bisnis/Rachman
Premium

Menyiapkan Taktik Menghadapi 'Musuh' yang Sama

18 November 2019 | 14:39 WIB
Industri otomotif nasional memperkirakan tekanan terhadap penjualan mobil masih akan terjadi pada 2020, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Bisnis.com, JAKARTA — Selama beberapa tahun terakhir, penjualan mobil cenderung stagnan. Tahun depan, sektor ini diperkirakan masih menghadapi tantangan yang sama.

Pasalnya, faktor ekonomi dari dalam dan luar negeri dinilai masih membayangi walaupun Tahun Politik sudah berlalu.

Mengutip data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil tercatat 753.594 unit pada Januari—September 2019. Angka ini menunjukkan pasar terkontraksi 12,03 persen.

Walaupun pada semester II/2019, ada perbaikan penjualan secara bulanan, tapi perlambatan diproyeksi masih berpotensi terjadi.

Executive General Manager PT Toyota Astra Motor (TAM) Fransiscus Soerjopranoto meyakini melambatnya konsumsi masyarakat dan perang dagang masih bakal menjadi beban pasar pada 2020. Keduanya akan memengaruhi dua segmen besar konsumen dengan cara berbeda.

Mobil diparkir di kawasan PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) di Jakarta, Rabu (12/9/2018)./JIBI-Abdullah Azzam

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top