Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Sejumlah model berpose di samping kendaraan yang dipamerkan di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (29/3/2019). - ANTARA/Zabur Karuru
Premium

Kompetisi di Tengah Stagnasi Pasar Mobil

18 Juli 2019 | 08:20 WIB
Selama 5 tahun belakangan, pertumbuhan pasar otomotif khususnya roda empat, tak ada yang melesat. Pemain anyar pun mengincar peluang.

Bisnis.com, JAKARTA -- Saat ini, pasar otomotif domestik sepenuhnya diisi prinsipal asing, baik dari Jepang, Eropa dan Amerika, Korea Selatan, India, maupun China.

Lebih dari 5 tahun terakhir, pasar otomotif Tanah Air masih berada di kisaran 1,2 juta unit. Sepanjang periode itu, pencapaian penjualan seluruh prinsipal tercatat mengalami naik turun.

Beragam faktor bertalian dengan jualan masing-masing merek. Paling utama, tentunya, tingkat pertumbuhan ekonomi nasional serta daya beli masyarakat.

Sejak 2015, pertumbuhan pasar tertinggi hanya terjadi pada tahun lalu, yakni sebesar 6,9 persen dengan catatan volume penjualan seluruh merek mencapai 1,11 juta unit. Pada tahun sebelumnya, total pasar itu mencapai 1,05 juta unit.

Selama periode tersebut, selain lima besar yaitu Toyota, Daihatsu, Honda, Suzuki, dan Mitsubishi, posisi para pemain silih berganti. Bahkan, terdapat merek yang tumbang, seperti KIA yang berasal dari Korea Selatan (Korsel).

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top