Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Pekerja berjalan di depan deretan mobil Esemka di pabriknya di Sambi, Boyolali, Jawa Tengah, Senin (22/10/2018). - ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho
Premium

Vietnam Punya VinFast, Kapan Giliran Mobnas Indonesia?

20 Juni 2019 | 14:08 WIB
Setelah VinFast mengaspal, program pengembangan mobil seperti Esemka yang lama digadang-gadang menuai banjir pertanyaan. Sementara itu, pemerintah diam-diam malah menyiapkan payung regulasi merek lokal pada Battery Electric Vehicle (BEV).

Bisnis.com, JAKARTA -- Esemka dianggap hanya melanjutkan estafet kegagalan program produksi mobil cap lokal. Publik mendamba kehadiran produk roda empat yang dipopulerkan Joko Widodo kali pertama saat menjabat Walikota Solo, Jawa Tengah.

Kini, sosok tersebut diperkirakan bakal duduk di kursi kepresidenan untuk kali kedua. Namun, Esemka belum satupun mengaspal, belum terdapat diler penjualan dan layanan purna jual, singkatnya belum terbetik kabar mobil itu dipasarkan.

Selentingan memang ada. Dari perusahaan yang membekingi produksi Esemka telah berdiri, sejak munculnya nama AM Hendropriyono sampai kabar yang menyebutkan mobil tersebut telah melakoni tes laik jalan.

Esemka kemudian mencuat di sela kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, saat calon wakil presiden Ma’ruf Amin melontarkan pernyataan bahwa produk tersebut akan meluncur dalam waktu dekat. Hingga kini, rencana itu belum nyata.

Sejumlah Siswa SMK Negeri 1 Kota Kediri merawat mesin Mobil Esemka tipe Sport Utility Vehicle (SUV) Rajawali di bengkel perawatan mobil Esemka di SMK Negeri 1 Kota Kediri, Jumat (4/3/2016)./ANTARA FOTO

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top