Tambah Produksi, Daihatsu Jamin Pasokan Terios Kembali Normal

Daihatsu memastikan pasokan untuk kendaraan multiguna sporty kecil, Terios, aman setelah menambah produksi ke pabrik perseroan di Kawarang, Jawa Barat. Sebelummya, Terios dan kembarannya, Toyota Rush, diproduksi oleh pabrik Daihatsu di Sunter, Jakarta.
Thomas Mola
Thomas Mola - Bisnis.com 09 Oktober 2019  |  17:11 WIB
Tambah Produksi, Daihatsu Jamin Pasokan Terios Kembali Normal
Model berpose bersama mobil Toyota All New Rush. - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA – Daihatsu memastikan pasokan untuk kendaraan multiguna sporty kecil, Terios, aman setelah menambah produksi ke pabrik perseroan di Kawarang, Jawa Barat. Sebelummya, Terios dan kembarannya, Toyota Rush, diproduksi oleh pabrik Daihatsu di Sunter, Jakarta.

Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Amelia Tjandra mengatakan setelah dua pabrik memproduksi Terios dan Rush pasokan ke dealer menjadi normal. Pabrik di Sunter saat ini memproduksi kendaraan dengan prioritas utama untuk ekspor.

"Pasokan Agustus sudah mulai normal, September juga. Setelah dibuat di pabrik Kawarang juga, sebelumnya hanya dibuat di pabrik Sunter," ujarnya kepada Bisnis, Rabu (09/10/2019).

Setalah diluncurkan di dalam negeri, Rush menjadi salah satu produk yang diekspor ke berbagai negara. Meningkatnya permintaan dalam negeri dan ekspor membuat perseroan menambah produksi untuk mempersingkat masa tunggu (inden).

Ekspor Toyota Rush yang dikirimkan Daihatsu tercatat berkontribusi signifikan terhadap total ekspor Daihatsu. Pada 2018 misalnya, ekspor utuh Rush tercatat sebanyak 33.249 unit, atau sekitar 28,37% dari total ekspor Daihatsu yang sebanyak 117.182 unit.

Untuk mempersingkat periode inden, Daihatsu memanfaatkan jalur produksi Hi-Max, pikap kecil yang permintaannya tidak begitu besar.

Gaikindo mencatat penjualan Rush pada 8 bulan pertama 2019 sebanyak 41.845 unit, naik 27,69% ketimbang periode yang sama 2018. Pertumbuhan Rush berbanding terbalik dengan Terios yang mampu dikirimkan ke dealer sebanyak 13.119 unit, sedangkan pada periode yang sama 2018 sebanyak 18.735 unit.

Amelia optimistis penjualan Terios pada sisa tahun ini akan membaik setelah masalah pasokan dari pabrik teratasi. Pasokan Terios diklaim sudah kembali normal sejak dua pabrik memproduksi model low sport utility vehicle (LSUV) kembar tersebut.

"Setelah ada dua pabrik, pasokan Terios sudah normal. Sudah tidak ada masalah supply," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
toyota rush

Editor : Galih Kurniawan
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top