Respons Insiden Kebakaran pada Model S, Tesla Perbarui Perangkat Lunak Baterai

Tesla Model S terbakar di sebuah area parkir di Hong Kong pada Minggu (12/5/2019). Atas inseden tersebut pihak Tesla saat ini tengah memperbarui sistem perangkatnya.
Jordy Triawan
Jordy Triawan - Bisnis.com 16 Mei 2019  |  15:58 WIB
Respons Insiden Kebakaran pada Model S, Tesla Perbarui Perangkat Lunak Baterai
Tesla Model S yang terbakar di Hong Kong. - foto Twitter @Passthebean

Bisnis.com, JAKARTA - Tesla merupakan mobil listrik yang berkembang baik saat ini, sebagai tonggak kemajuan teknologi kendaraan ramah lingkungan. Namun ada permasalahan yang muncul pada mobil listrik ini
 
Tesla Model S  terbakar di sebuah area parkir di Hong Kong pada Minggu (12/5/2019). Atas inseden tersebut pihak Tesla saat ini tengah memperbarui sistem perangkatnya.
 
Surat kabar Apple Daily Hong Kong melaporkan bahwa mobil Tesla terbakar di tempat parkir pusat perbelanjaan, setelah 30 menit diparkir. Tesla mengatakan penyelidikannya bersama pihak berwenang atas insiden itu, sejauh ini hanya menemukan beberapa modul baterai mobil yang terpengaruh dan sebagian besar paket baterai tidak rusak.

Menurut laporan Reuters, Tesla Inc., akan memperbarui perangkat lunak baterainya setelah dua kebakaran baru-baru ini, yang melibatkan kendaraan listrik Model S (EV) di Shanghai dan Hong Kong. Produsen mobil AS itu menambahkan bahwa penyelidikan atas insiden tersebut sedang berlangsung. 

"Saat kami melanjutkan penyelidikan tentang penyebab utamanya. Karena sangat hati-hati, kami merevisi pengaturan biaya dan manajemen termal pada kendaraan Model S dan Model X melalui pembaruan perangkat lunak over-the-air yang akan mulai diluncurkan, untuk membantu melindungi baterai dan meningkatkan umur baterai," ujar Tesla.

Insiden di Hong Kong terjadi tiga minggu setelah Tesla mengatakan telah mengirim tim untuk menyelidiki video di media sosial China yang menunjukkan mobil Tesla Model S yang diparkir meledak di pusat komersial Shanghai.

Setidaknya ada 14 peristiwa mobil Tesla terbakar sejak 2013, kebanyakan dari mereka setelah mengalami kecelakaan. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Tesla Motors

Editor : Fajar Sidik
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top