Ford China Tarik 19.000 Escort Karena Korsleting

Distributor Ford di China, Changan Ford Automobile, menarik untuk reparasi (recall) sebanyak 19.070 Ford Escort yang mengalami korsleting listrik pada bagian motor starter sehingga berpotensi terbakar.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 08 Mei 2019  |  14:30 WIB
Ford China Tarik 19.000 Escort Karena Korsleting
Ford Escort, model Ford Focus dalam versi lama. - Wikimedia

Bisnis.com, JAKARTA - Distributor Ford di China, Changan Ford Automobile, menarik untuk reparasi (recall) sebanyak 19.070 Ford Escort yang mengalami korsleting listrik pada bagian motor starter sehingga berpotensi terbakar.

"Korsleting dapat terjadi pada motor starter untuk kendaraan yang rusak, yang menyebabkan risiko kebakaran dan bahaya keselamatan," kata otoritas pasar otomotif China, dilansir Xinhua, Rabu (7/5/2019).

Penarikan tersebut melibatkan model Ford Escort yang diproduksi antara 1 September hingga 15 Desember 2018, kata otoritas pasar otomotif China. Ford akan memanggil pemilik kendaraan untuk proses pergantian suku cadang yang rusak secara gratis.

Ford Escort merupakan tipe kendaraan keluarga kompak. Model ini mulai diluncurkan di China pada Januari 2015, setelah pada pertengahan 2013 perusahaan mengumumkan rencana menghidupkan kembali nama "Escort" untuk mobil yang didasarkan pada versi Ford Focus yang lebih lama.

Ford Escort saat ini dirakit di Chongqin, China, dan Taoyuan, Taiwan.

Di Amerika Utara

Pada November 2018, Ford juga menarik 38.236 unit kendaraan di Amerika Utara, yang mencakup empat model sekaligus.

Penarikan terbesar itu melibatkan sekitar 37.801 unit Ford Expedition dan Lincoln Navigator model 2018 menyusul permasalahan pengait "J-channel" yang tidak terlalu kuat untuk menahan jok mobil.

Xinhua melaporkan satu hingga dua jok pada mobil tidak memiliki pengait yang kuat sehingga berpotensi menimbulkan cedera kepada penumpang saat terjadi kecelakaan atau rem mendadak.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Recall Kendaraan, Ford Escort

Sumber : Antara

Editor : Fatkhul Maskur
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top