BMW Beli Kobalt Langsung dari Tambang Australia

BMW akan membeli kobalt langsung dari pertambangan di Australia dan Maroko demi menjamin agar produksinya tidak melibatkan pekerja anak-anak.
Newswire | 24 April 2019 14:55 WIB
BMW i8 PHEV. - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA – BMW akan membeli kobalt langsung dari pertambangan di Australia dan Maroko demi menjamin agar produksinya tidak melibatkan pekerja anak-anak.

Dilansir Reuters, Rabu (24/4/2019), langkah produsen otomotif asal Jerman itu selaras dengan inisiatif yang diluncurkan London Metal Exchange yang akan memberi sanksi kepada perusahaan yang tidak bertanggung jawab baik karena korupsi maupun pelibatan pekerja anak-anak.

Kobalt merupakan bahan baku penting dalam pembuatan baterai mobil listrik. Pejabat BMW Andreas Wendt mengatakan, pasokan kobalt itu akan digunakan untuk membuat mobil listrik generasi baru pada 2020.

Adapun juru bicara perusahaan tambang dan perdagangan Glencore menyatakan perseroan bakal memasok kobalt ke BMW dari tambang di Murrin Murrin Australia yang pada tahun lalu menghasilkan 2.900 ton kobalt.

Saat ini cadangan kobalt terbesar di dunia terdapat di Kongo, yang justru penambangannya masih berskala kecil dan tanpa pengawasan ketat.

BMW sendiri pernah menyatakan bakal ikut membantu menciptakan kondisi kerja yang baik dalam pertambangan koballt di Kongo.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
mobil listrik

Editor : Galih Kurniawan
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup