BMW Korea Siap Turuti Undang-undang Lemon, Ini Penjelasannya?

BMW Group Korea Selatan mengatakan pada Kamis (21/2/2019) menyatakan akan turut menerapkan undang-undang "lemon" untuk kendaraan yang dijual mulai Januari guna meningkatkan penjualan di negara dengan ekonomi terbesar keempat di Asia itu.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 22 Februari 2019  |  17:45 WIB
BMW Korea Siap Turuti Undang-undang Lemon, Ini Penjelasannya?
Logo BMW. - REUTERS

Bisnis.com, JAKARTA - BMW Group Korea Selatan mengatakan pada Kamis (21/2/2019) menyatakan akan turut menerapkan undang-undang "lemon" untuk kendaraan yang dijual mulai Januari guna meningkatkan penjualan di negara dengan ekonomi terbesar keempat di Asia itu.

Undang-undang lemon versi Korea mulai berlaku sejak 1 Januari 2019, untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan, meskipun tidak wajib bagi perusahaan untuk mengikuti hukum tersebut.

Dilansir dari Yonhap, Jumat (22/2/2019), menurut undang-undang lemon di Amerika Serikat, mereka yang membeli mobil dan barang-barang lainnya berulang kali namun tidak mendapat standar kualitas akan mendapat kompensasi dari penjual. Istilah "lemon" telah lama digunakan untuk menggambarkan kendaraan yang rusak di AS.

Kendaraan yang memenuhi syarat undang-undang lemon harus dibeli kurang dari 1 tahun sebelumnya dan tidak menempuh jarak lebih dari 20.000 kilometer, menurut Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, dan Transportasi.

Jika kendaraan berkinerja buruk atau tidak berfungsi karena masalah yang sama, komite ahli yang dipimpin pemerintah akan memutuskan apakah kendaraan tersebut harus ditukar atau dikembalikan, kata kementerian itu.

Pelanggan diharuskan melaporakn masalah yang berulang dalam waktu enam bulan sejak pembelian kendaraan ke komite untuk pertukaran atau pengembalian uang, kata seorang pejabat kementerian.

Jika masalah yang berkaitan dengan keselamatan pengemudi dan penumpang terjadi dua kali, kendaraan dapat ditukar atau dikembalikan. Dalam kasus umum yang tidak mempengaruhi keselamatan, tiga masalah kualitas memungkinkan pemilik untuk meminta pertukaran atau pengembalian uang, katanya.

Pembuat mobil Jerman menjual model BMW, MINI dan Rolls-Royce di Korea.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
BMW

Sumber : Antara

Editor : Fatkhul Maskur
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup