RSV Helmet Buka Peluang Kemitraan Toko

Produsen helm produksi dalam negeri, RSV Helmet siap menghadapi 2019 dengan berbagai strategi jitu. Salah satunya adalah dengan melakukan perluasan jaringan khusus untuk meniagakan merek RSV Helmet.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 11 Januari 2019  |  18:30 WIB
RSV Helmet Buka Peluang Kemitraan Toko
Produk helm RSV berstandar SNI - RSV

Bisnis.com, JAKARTA - Produsen helm produksi dalam negeri, RSV Helmet siap menghadapi 2019 dengan berbagai strategi jitu. Salah satunya adalah dengan melakukan perluasan jaringan khusus untuk meniagakan merek RSV Helmet.

Executive Director RSV Helmet Richard Ryan mengatakan bahwa inisiasi membuka partnership ini juga dilakukan dikarenakan banyaknya permintaan dari berbagai pihak untuk membuka flagship store RSV.

"Dengan tingkat kesadaran masyarakat yang masih cenderung rendah terhadap pentingnya penggunaan helm pada saat berkendara dengan sepeda motor, maka kami sebagai produsen helm merasa paling berkewajiban untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penggunaan helm tersebut," ujarnya dalam siaran pers, Jumat (11/1/2019).

Dengan alasan tersebut sehingga perusahaan menawarkan produk helm yang lebih fashionable , yang mana produk helm menjadi bagian dari fashion itu, seperti halnya celana, baju, dan topi.  Dengan helm menjadi bagian dari fashion, diyakini bahwa masyarakat akan selalu memakai helm saat berkendara.

Perihal kualitas helm itu, Richard mengatakan bahwa RSV Helmet merupakan produsen berstandarisasi SNI yang berlaku di Indonesia, bahkan sudah bersertifikasi ECE dan DOT. 

"Kerjasama ini merupakan langkah kami untuk memperluas jangkauan dari peredaran produk-produk RSV Helmet di Indonesia, sekaligus lebih mendekatkan diri konsumen," tutur Richard.

Untuk 2019, flagship store RSV Helmet asal Bandung ini segera hadir di Kalimalang, Jakarta Timur. Richard mengklaim untuk titik-titik berikutnya dijadwalkan ada di Bogor, Cipinang, Pondok Ungu - Bekasi Barat, Serang – Banten dan Surabaya.

Richard menambahkan, strategi partnership tersebut sebagai bagian dari upayanya untuk tidak terus bermain di pasar daring saja, yang telah ditekuninya sejak 2013.

Dibukanya flagship store di Bandung disusul di Jakarta, yaitu di Lapangan Bola No. 38B, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, menjadi bukti perlu adanya kombinasi strategi dalam memasarkan sebuah produk.

Pria kelahiran Bandung ini merasa brand RSV Helmet sudah cukup kuat di ranah daring, sebab sejak awal mulai memasarkan, digital marketing menjadi core business dari helm tersebut.

"Kombinasi yang tepat saat ini adalah menggabungkan pemasaran digital yang kuat dan offline yang mumpuni. Karena itulah, berbagai respon positif pun terus bermunculan yaitu keinginan untuk membuka flagship store,” imbuhnya.

Nantinya, dalam partnership tersebut bakal diberlakukan perlakuan yang sama seperti yang ada di Jakarta, baik dalam desain eksterior dan interior, hingga tata ruang untuk penempatan seluruh display RSV Helmet yang dipasarkan.

"Mereka akan diperlakukan sama seperti di Jakarta. Begitu pun dengan standarisasi yang sudah kami terapkan di flagship store di Bandung dan Jakarta, juga akan berlaku di sana. Terkait program diskon dan lain-lainnya, akan mengikuti dari Jakarta," tutup Richard.

Produk-produk yang akan dijual di flagship store RSV selain helm RSV, akan ada juga produk riding apparel seperti jaket , sarung tangan, t-shirt dan lain lain.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Helm SNI

Editor : Fatkhul Maskur
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top