Volvo Sukses Jual 3.800 Bus Hibrida, Ini Pasar Terbesarnya

Volvo mendapatkan tambahan order 12 bus hibrida gandeng untuk transportasi perkotaan di Cracow. Pesanan ini akan menambah angka penjualan bus listriknya yang sejauh ini telah terjual 3.800 unit di 22 negara.
Fatkhul Maskur | 19 Februari 2018 17:20 WIB
Bus Hibrida Volvo 7900. - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Volvo mendapatkan tambahan order 12 bus hibrida gandeng untuk transportasi perkotaan di Cracow. Pesanan ini akan menambah angka penjualan bus listriknya yang sejauh ini telah terjual 3.800 unit di 22 negara.

Malgorzata Durda, Direktur Regional untuk Polandia dan Baltik Volvo Bus, mengatakan bahwa perusahaan baru-baru ini menerima pesanan 12 bus hibrida gandeng Volvo 7900 untuk transportasi umum dari perusahaan daerah Kota Cracow.

"Saat ini, meningkatkan kualitas udara dan menurunkan tingkat kebisingan semakin penting saat merancang sistem transportasi umum. Terlebih, tingkat polusi udara di Cracow relatif tinggi," kata Malgorzata, dalam siaran persnya.

Polandia adalah pasar kendaraan bus listrik yang berkembang. Sejauh ini, Volvo telah menjual sebanyak 50 bus hIbrida di Polandia. Segmen fleet merupakan pembeli terbesar yakni mencapai 35 unit, termasuk termasuk 10 unit dari perusaan kota Sosnowiec.

Bus hibrida Volvo sudah berlalu-lalang di kota Wroclaw, Inowroclaw, Tarnowskie Gory, dan Warsawa.

Dia mengatakan Volvo 7900 hibrida akan diproduksi di pabrik Wroclaw, yang mana fasilitas produksi ini telah membuat seri bus hibrida sejak 2010.

Dia mengatakan portofolio elektromobilitas Volvo mencakup bus hibrida, hibrida listrik, dan bus listrik penuh.

Secara total, Volvo telah menjual lebih dari 3.800 bus listrik ke 22 negara, yang mana pasar terbesarnya adalah Inggris, Kolombia, dan Spanyol.

Bus hibrida Volvo didorong sepenuhnya secara elektrik, bersuara senyap, dan bebas emisi pada laju kecepatan 0 sampai dengan 15-20 km/jam.

Pada kecepatan tinggi, bus ini didukung mesin diesel 4 silinder kecil yang dapat beroperasi secara optimal dalam putaran rendah. Energi yang dihasilkan saat pengereman akan disimpan dalam baterai dan digunakan untuk menyalakan motor listrik kendaraan dan berbagai sistem pelengkap.

Dia mengklaim bus hibrida Volvo hemat bahan bakar 30%-40% dan memancarkan karbon dioksida 30%-40% lebih sedikit, dan hanya separuh nitrogen oksida dan partikel, dibandingkan dengan bus diesel pada umumnya.

Tag : Bus Hibrida, Bus Volvo
Editor : Fatkhul Maskur
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top