Ekspor Komponen Toyota Naik

Ekspor komponen otomotif PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) naik 7,2% sepajang tahun ini, hingga Oktober dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Muhammad Khadafi | 07 Desember 2017 12:59 WIB
Logo Toyota - Reuters/Yuya Shino

Bisnis.com, JAKARTA – Ekspor komponen otomotif PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) naik 7,2% sepajang tahun ini, hingga Oktober dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Perusahaan membukukan pengiriman komponen untuk keperluan pembuatan mobil sebanyak 61,67 juta.

Venezuela dan Filipina menjadi negara tujuan ekspor yang mencatat pertumbuhan tertinggi. Secara berurutan pengeriman ke kedua negara naik 189% dan 77,8%.

Sementara itu Thailand dan Brazil adalah pengguna komponen lokal paling banyak. Kedua negara menyumbang sebanyak 37,61% dan 20,87% dari capaian ekspor komponen tahun ini. Kontribusi ini tidak jauh berbeda dengan tahun lalu.

Bob Azzam, Direktur Administrasi, Corporate & External Affairs TMMIN mengatakan bahwa kenaikan tersebut ditunjang oleh meningkatnya penggunaan komponen lokal untuk produksi otomotif dalam negeri. “Indonesia sekarang based production lokalisasinya meningkat, otomatis ekspor komponen meningkat,” katanya kepada Bisnis, Kamis (7/12).

Saat ini TMMIN mengklaim sudah menggunakan 85% komponen dalam negeri. Sebanyak 60% di antaranya sudah true local content.

Istilah true local content digunakan untuk komponen lokal otomotif yang seluruhnya menggunakan kandungan lokal. Beberapa suku cadang mobil saat ini sudah diproduksi di dalam negeri, tetapi bahan mentah masih ketergantungan dari negara lain.

Adapun perusahaan yang bertanggung jawab merakit Toyota di Tanah Air ini berkontribusi sebanyak 97,43% dari total capaian ekspor tahun ini. Sebanyak 48,47% komponen Toyota yang dikirim adalah suku cadang model-model dengan platform IMV. Platform ini digunakan untuk produksi 5 model, yaitu 3 seri Hilux, Kijang Innova, dan Fortuner.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
toyota motor manufacturing indonesia

Editor : Rustam Agus
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top