Pasar Mobil Bekas : Isuzu Panther dan Ford Banyak Dicari

Isuzu lewat model andalannya, Panther, kembali menjadi mobil yang mempunyai jumlah calon pembeli paling banyak per iklannya. Menurut data OLX, situs jual beli mobil bekas dalam jaringan, jumlah iklan Isuzu Panther pada Kuartal II/2017 sebanyak lebih kurang 10.000, sedangkan jumlah calon pembeli mencapai 140.000 orang lebih.
Muhammad Khadafi | 18 September 2017 11:05 WIB
Ford. - .uk.reuters.com

Bisnis.com, JAKARTA – Isuzu lewat model andalannya, Panther, kembali menjadi mobil yang mempunyai jumlah calon pembeli paling banyak per iklannya. Menurut data OLX, situs jual beli mobil bekas dalam jaringan, jumlah iklan Isuzu Panther pada Kuartal II/2017 sebanyak lebih kurang 10.000, sedangkan jumlah calon pembeli mencapai 140.000 orang lebih.

Begitu juga dengan Ford yang tidak lagi memiliki distributor resmi di Indonesia. Satu iklan mobil Ford dilihat oleh 10 orang.

Sementara itu, Toyota masih menjadi merek yang paling banyak dicari di situs jual beli mobil bekas OLX. Didukung dua model utamanya, Kijang dan Avanza, Toyota menjadi merek mobil yang paling banyak dijual. Lebih dari 50% iklan mobil bekas di OLX adalah Toyota.

Rata-rata, pada Kuartal II/2017 tidak banyak perubahan permintaan dan penawaran mobil bekas apabila dibandingkan dengan Kuartal I/2017. Meski demikian, di Medan, terjadi peningkatan jumlah iklan yang cukup tinggi.

Penawaran mobil bekas di Medan naik 48% apabila dibandingkan dengan kuartal pertama. Sementara itu untuk peningkatan jumlah calon pembeli terbesar, terjadi di Kota Denpasar yang naik sebesar 37% dibandingkan dengan tiga bulan pertama tahun ini.

Surabaya masih menjadi kota dengan iklan mobil bekas terbanyak dengan lebih dari 28.000, disusul oleh Bandung dengan kisaran yang hampir sama. Selanjutnya Jakarta Selatan dengan jumlah iklan sekitar 24.000.

Jakarta Timur masih menjadi daerah dengan calon pembeli terbanyak. Satu iklan mobil diakses oleh sekitar 12 orang. Diikuti oleh Jakarta Barat dan Semarang.

Tag : mobil bekas
Editor : Nancy Junita
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top