GIIAS 2017 Resmi Ditutup, Hari ke-10 Sukses Jual 17.000 Kendaraan

Hingga pelaksanaan hari ke-10 dari total 11 hari pelaksanaan di ICE BSD City Tangerang Selatan Provinsi Banten, GIIAS 2017 berhasil menjual sebanyak 17.000 unit kendaraan roda empat maupun roda dua dengan jumlah pengunjung 400 ribu orang.nn
Yusran Yunus | 20 Agustus 2017 08:05 WIB
Pengunjung memadati arena Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017, di Tangerang, Banten, Kamis (10/8). - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, TANGERANG - Pameran otomotif berskala internasional GAIKINDO Indonesia International Auro Show atau GIIAS 2017 secara resmi ditutup Sabtu malam (19/8/2017) dengan menyisakan satu hari pelaksanaan pameran pada hari ini Minggu, (20/8/2017).

Hingga pelaksanaan hari ke-10 dari total 11 hari pelaksanaan di ICE BSD City Tangerang Selatan Provinsi Banten, GIIAS 2017 berhasil menjual sebanyak 17.000 unit kendaraan roda empat maupun roda dua dengan jumlah pengunjung 400 ribu orang.

"Itu masih angka sementara karena dari 32 brand otomotif yang ikut serta, baru 20 brand melaporkan nilai transaksinya, kami masih menunggu laporan dari 12 brand lainnya," kata Ketua Panitia Penyelenggara GIIAS 2017, Rizwan Alamsjah.

Rizwan mengemukakan secara keseluruhan GIIAS 2017 berjalan sukses dan memenuhi target yang telah ditetapkan oleh GAIKINDO, salah satunya menjadi indikator dan menentukan arah dan masa depan industri otomotif Indonesia.

"Penyelenggaraan GIIAS sudah setaraf dengan pameran otomotif berskala dunia lainnya seperti Paris Motor Show, Tokyo Motor Show dan lainnya. Selama GIIAS 2017, ada 40 launching kendaraan, 3 diantaranya untuk pertama kali di dunia [world premiere], diliput oleh 1.000 jurnalis dalam negeri dan 54 jurnals luar negeri dari 10 negara diantaranya dari negara produsen otomotif seperti Jepang, Korea, India," katanya.

Penyelenggaraan GIIAS untuk tahun depan akan dilaksanakan pada tanggal 2-12 Agustus.

Dalam sambutan penutupannya. Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian, I Gusti Putu Suryawirawan berharap industri manufaktur otomotif Indonesia ke depannya dapat berkembang lebih pesat lagi. Di antaranya, lebih banyak memproduksi kendaraan ramah lingkungan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
GIIAS 2017

Editor : Saeno
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top