Ini Tips Berkendara Jarak Jauh dengan Mobil Matic

Mudik dengan kendaraan pribadi membutuhkan stamina pengemudi yang kuat. Namun, hal itu harus didukung dengan kondisi kendaraan yang baik, terutama saat melewati jalan berkontur naik dan turun
Tim Jelajah Jawa-Bali 2017 | 27 Juni 2017 06:04 WIB
Ilustrasi menyetir -

Bisnis.com, TABANAN-- Mudik dengan kendaraan pribadi membutuhkan stamina pengemudi yang kuat. Namun, hal itu harus didukung dengan kondisi kendaraan yang baik, terutama saat melewati jalan berkontur naik dan turun.

Khusus bagi mobil matic, Kepala Grup Posko Siaga Toyota 24 Jam Tabanan I Putu Dedy K menyarankan agar pengemudi memperhatikan tangki bahan bakar yang tidak boleh kosong yang dapat merusak mesin.

Selanjutnya, dia menghimbau pengemudi kendaraan matic untuk menurunkan kecepatan kendaraan pada kondisi jalan menurun.

"Turunan gigi dua. Kalau menyalip posisi mobil lain, biar ada engine break," ujarnya, Selasa (27/6).

Jika pengemudi ingin melakukan akselerasi, Putu mengingatkan untuk memindahkan kecepatan ke gigi rendah terlebih dahulu.

Soal ketahanan oli, dia mengatakan mobil matic cenderung efisien. "Tidak perlu perawatan banyak. Ganti oli per 80.000 km," kata Putu.

Untuk lampu, dia mengatakan penambahan rangkaian diperlukan pada mobil lama untuk berkendara jarak jauh karena kaca lampu mobil lama umumnya buram.

Tim Bisnis Indonesia LL-JJB 2017, Ashari Purwo, Agne Yasa, David Eka Issetiabudi, Feri Kristianto, Gemal Nasser, Hadijah Alaydrus, Wike D. Herlinda, Yanita Petriella.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
TIPS BERKENDARA

Sumber : Tim Jelajah

Editor : Mia Chitra Dinisari
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top