Mitsubishi Benamkan Rp7,5 Triliun, Pabrik Baru Berdiri

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia menggelontorkan dana senilai Rp7,5 triliun untuk membangun pabrik baru di kawasan Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.
Tegar Arief
Tegar Arief - Bisnis.com 25 April 2017  |  12:35 WIB
Mitsubishi Benamkan Rp7,5 Triliun, Pabrik Baru Berdiri
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto - Antara/Umarul Faruq

Bisnis.com, CIKARANG - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia menggelontorkan dana senilai Rp7,5 triliun untuk membangun pabrik baru di kawasan Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.

Pabrik tersebut memiliki kapasitas produksi sebanyak 160.000 unit per tahun, menyerap 3.000 tenaga kerja, serta akan melibatkan sekitar 212 suplier lokal tier 1 dan 369bsuplier lokal tier 2 dalam proses produksi.

"Ini akan memberikan dampak yang cukup signifikan bagi pertumbuhan industri otomotif di Indonesia sekaligus memberikan kontribusi yang cukup berarti bagi perekonomian nasional," kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di Cikarang, Selasa (25/4/2017).

Dia menambahkan, penambahan investasi ini merupakan bukti bahwa Indonesia masih menjadi negara tujuan untuk dijadikan sebagai basis produksi otomotif global.

Hasil gambar untuk pabrik baru Mitsubishi Motor Tiga Berlian

Foto: Osamu Masuko, Chairman & CEO Mitsubishi Motors Corporation (Istimewa)

Sementara itu, Presiden Joko Widodo menambahkan kunci dari daya tarik investasi adalah jaminan kemudahan. Dia meminta kepada seluruh lembaga negara untuk mempermudah proses investasi.

"Investor jangan dipersulit agar ekonomi bergerak dan pertumbuham ekonomi selalu ada," katanya.

Hasil gambar untuk pabrik baru Mitsubishi Motor Tiga Berlian

Presiden menambahkan, rata-rata pertumbuhan industri otomotif nasional berkisar 10%. Dia meyakini, dengan pasar yang sanga besar pertumbuhan dan investasi masih bisa digenjot.

"Dengan pasar yang besar saya meyakini akan lebih bnyak lagi investasi di bidang otomotif yang akan masuk karena pasar yang sangat besar."

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
industri otomotif, mitsubishi

Editor : Martin Sihombing
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top