Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mercedes Genjot Produksi di Amerika

Raksasa otomotif asal Jerman Mercedes Benz berencana menanam modal senilai US$1,3 miliar guna menggenjot produksi dari pabriknya di Alabama, Amerika Serikat, dengan menambah sekitar 300 pekerjaan.
Kahfi
Kahfi - Bisnis.com 19 September 2015  |  05:16 WIB
Pabrik Mercedes di Alabama - al.com
Pabrik Mercedes di Alabama - al.com

Bisnis.com, STUTTGART - Raksasa otomotif asal Jerman Mercedes Benz berencana menanam modal senilai US$1,3 miliar guna menggenjot produksi dari pabriknya di Alabama, Amerika Serikat, dengan menambah sekitar 300 pekerjaan.

Pabrik tersebut berperan untuk memproduksi mobil Daimler AG jenis sport utility vehicle (SUV).

Pabrik yang berlokasi persis di Tuscaloosa, Alabama, telah didirikan sejak 1997 untuk merancang produk merek Mercedes. Pengembangan kali ini difokuskan untuk mobil jenis SUV.

"Pengembangan pabrik akan memfokuskan pada penciptaan produk yang berteknologi mutakhir, dengan flesibilitas tinggi, lebih efisiean, dan berkualitas baik," ujar Markus Schaefer, Head of Manufacturing Daimlers Mercedes Benz Cars Division, seperti dikutip dari Bloomberg pada Jumat (18/9/2015).

Namun hingga kini korporasi tersebut tidak merinci terkait waktu realisasi investasi. Sebelumnya pada April, Daimler mengumumkan secara garis besar kebijakan yang akan dilakukan antara lain menanamkan investasi baru senilai US$28,5 miliar hingga 2016 untuk mengembangkan model global terbaru.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

otomotif

Sumber : Bloomberg

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top