Toyota Perkuat Pasar Bali

PT Toyota Astra Motor tahun ini ingin mempertahankan penguasaan pangsa pasar yang diraih pada tahun lalu di Bali sebesar 35,4%, dengan melakukan pembaruan diler di kawasan Buleleng.
Lingga Sukatma Wiangga | 17 Maret 2015 11:13 WIB
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA—PT Toyota Astra Motor tahun ini ingin mempertahankan pengusaan pangsa pasar yang diraih pada tahun lalu di Bali sebesar 35,4%, dengan melakukan pembaruan diler di kawasan Buleleng.

Besaran pangsa pasar tersebut diklaim PT Toyota Astra Motor (TAM) diraih sebagai buah dari penaikan pertumbuhan ekonomi di provinsi itu. Pada 2013 pertumbuhan ekonomi di Pulau Dewata mencapai 6,69% dan naik menjadi 6,72% tahun berikutnya.

Pertumbuhan ekonomi di sana diperkirakan kembali terkatrol, salah satunya ditunjang kuatnya kegiatan akomodasi makanan dan minuman seiring semakin maraknya aktivitas pariwisata.

Sebagai gambaran, merujuk data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), pasar mobil di provinsi Bali cukup potensial.

Bali menjadi provinsi dengan kontribusi penjualan terbesar ke enam di Indonesia di kisaran 3,5% dari total pasar, di bawah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Banten, dan Jawa Tengah.

Wakil Presiden Direktur PT TAM Suparno Djasmin mengatakan, industri pariwisata di Bali cukup memberikan pengaruh kepada Industri otomotif.  

Dia menilai potensi itu pun sangat dominan dan terus berkembang di Kabupaten Buleleng, yang menjadi acuan pihaknya melakukan pengembangan jaringan.

Dia pun menyebut, pengembangan diler dilakukan untuk meningkatkan penjualan di tengah tren pelambatan ekonomi yang membayangi pasar otomotif nasional pada awal tahun ini.

Meski demikian, pihaknya optimistis situasi perekonomian akan bertahap membaik. Optimisme itu didorong kebijakan pemerintah di awal tahun ini seperti penurunan harga bahan bakar, penurunan suku bunga acuan, serta asumsi tingkat inflasi yang terkendali. Selain itu pemerintah pun berkomitmen menggenjot pembangunan sektor riil.

“Komitmen kami untuk mempertahankan kepemimpinan di pasar otomotif nasional melalui peningkatan layanan penjualan dan purna jual yang menyentuh semua wilayah. Pengembangan jaringan ini diharapkan dapat memperkuat kepemimpinan kami di Bali,” katanya, Senin (16/3).

Selain menyasar pasar di kawasan Buleleng, diler tersebut diharapkan memperluas pasar Toyota di bagian Utara Pulau Bali. Hal tersebut dikarenakan diler itu menjadi satu-satunya di wilayah Buleleng yang menyediakan layanan penjualan, bengkel, dan penjualan suku cadang.

Diler tersebut berdiri di atas lahan seluas 2.900 m² dengan luas bangunan sebesar 1.284 m². Fasilitas bengkelnya ditunjang delapan stall yang terdiri dari enam stall untuk perbaikan umum, 1 stall express maintenance, serta 1 stall lainnya untuk pelayanan segmen truk.

Di sisi lain Direktur Pemasaran PT TAM Rahmat Samulo mengamini jika dalam menggenjot pasar salah satu fokus pihaknya adalah peningkatan pelayanan dan jaringan.

“Produk memang jadi strategi kami dalam meningkatkan pasar tapi bukan satu-satunya. Kami pun fokus pada peningkatan pelayanan dan jaringan,” ujarnya,

Hal tersebut akan terus ditingkatkan di tengah pangsa pasar Toyota yang menurun. Pada periode Januari-Februari 2015 Toyota memang masih memimpin pasar dengan penjualan 53.909 unit atau menguasai sekitar 29,5% dari total pasar 182.933 unit.

Jumlah pangsa yang diraih tersebut menurun dari periode yang sama tahun lalu Toyota berhasil menguasai sekitar 34,6% pangsa pasar dengan penjualan mencapai 74.517 unit. Sedangkan total pasar otomotif pada periode yang sama mencapai 215.433.

“Mudah-mudahan ke depan pasar akan tumbuh karena Maret-April itu proyek pemerintah biasanya dijalankan. Selain itu semester II ada optimisme kondisi makro ekonomi membaik,” ucapnya. 

Tag : otomotif
Editor : Saeno
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top