Penjualan Toyota pada 2014 Merosot

Kinerja penjualan secara wholesales Toyota pada 2014 menurun sekitar 7,9% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, meski demikian pabrikan asal jepang tersebut tetap menguasai pasar mobil Indonesia
Lingga Sukatma Wiangga | 07 Januari 2015 19:48 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—Kinerja penjualan secara wholesales Toyota  pada 2014 menurun sekitar 7,9% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, meski demikian pabrikan asal jepang tersebut tetap menguasai  pasar mobil Indonesia.

Merujuk data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), pada 2013 kontributor penjualan mobil terbesar di Indonesia tersebut mencatatkan 434.232 unit penjualan. Data terakhir Gaikindo menyebut, penjualan Toyota pada periode Januari-November 2014 mencapai 371.998 unit.

Meski Gaikindo belum merilis data penjualan terbaru hingga tutup tahun 2014, Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM) Rahmat Samulo mengatakan pada Bisnis pada Desember pihaknya menjual sekitar 28.000 unit mobil. Jumlah tersebut stagnan jika dibandingkan dengan penjualan bulan sebelumnya yang mencapai 28.835 unit.

Dengan raihan Desember tersebut Samulo mengatakan pihaknya membukukan kurang lebih 400.000 ribu unit penjualan. Dengan raihan tersebut Samulo optimistis, Toyota pada tahun lalu berkontribusi sekitar 33% lebih terhadap total penjualan mobil nasional.

Sebenarnya raihan pangsa pasar itu sudah dapat terlihat sejak penjualan hingga November 2014 dipublikasikan Gaikindo. Sebabnya, dari informasi yang dihimpun Bisnis pelaku pasar menyatakan raihan hingga November bisa merepresentasikan perolehan hingga tutup tahun 2014.

Pasar pada Desember diperkirakan akan sulit berubah drastis. Pada periode Januari-November 2014 Toyota sudah menguasai sekitar 32,93% pangsa dari total pasar yang mencapai 1,129 juta unit pada periode yang sama.

Market share kami tahun 2014 mencapai 33% lebih seperti yang sudah kami prediksi sebelumnya,” kata Samulo, Selasa (6/1).

Hingga November 2014 tiga kontributor terbesar penjualan Toyota adalah segmen low multi purpose vehicle (LMPV) yaitu Avanza yang mencapai 149.662 unit atau setara 40,23%. Peringkat kedua adalah segmen low cost green car (LCGC) Agya dengan penjualan 62.283 unit atau setara 16,74%. Di urutan ketiga penjualan terbesar Toyota adalah produk legendaris di segmen medium MPV Kijang Innova yang mencapai 52.776 unit setara 14,9%.

Sebagai gambaran, Gaikindo mencatat sejak 1997 Toyota tidak pernah beranjak dari peringkat pertama pabrikan dengan kontribusi penjualan terbanyak di pasar otomotif Tanah Air. Dalam kurun waktu empat tahun terakhir, pangsa pasar Toyota ada di kisaran 34%-36%.

Pada 2010 total penjualan Toyota tercatat 280.680 unit dengan pangsa pasar 36,7%. Pada 2011 Toyota mencatatkan penjualan sebanyak 310.674 unit sehingga mampu menguasai 34,7% pangsa pasar.

Sedangkan pada 2012 Toyota menguasai 36,3% pangsa pasar dengan mencatatkan total penjualan sebanyak 405.414 unit. Tahun berikutnya pangsa pasar Toyota mencapai 35,3% dengan 434.232 unit penjualan.

Tag : otomotif, mobil, toyota
Editor : Hendri Tri Widi Asworo
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top