General Motors Kian Fokus Incar Asean

Penunjukan pemimpin baru di kawasan Asean itu menunjukkan bahwa General Motors sedang mengincar penguatan basis produksi dan pengembangan pasar produk otomotif mereka di tengah merosotnya pasar otomotif di Eropa dan Amerika.
Emanuel Tome Hayon | 02 Maret 2014 14:52 WIB
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - Pekan lalu, produsen mobil asal Amerika Serikat General Motors menunjuk pemimpin baru mereka untuk kawasan Asean.

Penunjukan pemimpin baru di kawasan Asean itu menunjukkan bahwa General Motors sedang mengincar penguatan basis produksi dan pengembangan pasar produk otomotif mereka di tengah merosotnya pasar otomotif di Eropa dan Amerika.

Dua pemimpin baru itu adalah Tim Zimmerman, 49, sebagai Presiden GM Southeast Asia Operations, dengan tanggung jawab atas operasional GM.

Satu nama lagi, Marcos Purty, 42, menjadi Managing Director GM Thailand dan Chevrolet Sales Thailand. Purty sebelumnya menjabat Presiden Direktur PT GM Indonesia.

Kedua Pemimpin baru ini ditenggarai akan bekerja keras mendulang pertumbuhan penjualan, bersaing dengan pabrikan lainnya di kawasan Asean menyusul peningkatan penjualan di pasar China yang merupakan pasar otomotif terbesar di dunia.

Dilaporkan, penjualan di China telah membukukan peningkatan penjualan sebesar 12% pada Januari 2014.

Kenaikkan tersebut ditopang tingginya permintaan kendaraan Buick dan Wuling sebanyak 163.886 unit atau naik 13%, dan disusul produk Cadilac.

GM merupakan salah satu produsen otomotif yang bangkit, setelah sempat diterjang badai krisis global 2008.

Geliat kebangkitan GM terlihat dari laporan keuangan  2 tahun terakhir yang membaik, di mana revenue GM terus meningkat dengan profit margin saat ini berada di angka 4% setelah pada 2012 lalu berada pada angka 3%.

GM Executive Vice President and President GM International Operations Stefan Jacoby menjelaskan, penunjukkan dua pimpinan baru ini merupakan hal yang sangat positif, di mana berdampak besar pada perluasan pasar Asean yang sekarang menjadi incaran semua produsen mobil di dunia.

“Ini adalah transformasi besar GM, sehingga ini adalah momen kami untuk merebut pasar di kawasan Asean,” tuturnya dalam pesan singkat yang diterima Bisnis, Sabtu (1/3/2014).

Menurutnya, pasar otomotif ASEAN saat ini sangat cemerlang dibandingkan dengan pasar Eropa yang dilaporkan pada 2013 mengalami penurunan 1,7%.

Itu terlihat dari anjloknya penjualan di negara besar, seperti Inggris, Italia, dan Prancis.

Dengan penunjukkan dua pemimpin baru tersebut, Stefan yakin pertumbuhan penjualan dan produksi akan semakin meningkat.

Menurut Stefan, kedua tokoh tersebut sudah sangat berpengalaman di kawasan Asean.

Bahkan, sambungnya, melalui tangan dinginnya, produk Chevrolet yang bernaung dibawah bendera GM bertumbuh besar dan mulai bersaing dengan produk Jepang, di pasar Indonesia dan Thailand.

 

Tag : general motors
Editor : Saeno
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top