Bensin Cukup 50 Liter, BMW 520i Tempuh Jalur Mudik Jakarta—Surabaya

BMW 520i Luxury menaklukan perjalanan sejauh 900 Km dengan menyisakan hampir tangki bensin. Kapasitas total tangki bensin mobil ini sebanyak 68 L.
Muhammad Khadafi | 17 Maret 2018 13:45 WIB
BMW Group Indonesia menggelar BMW Driving Experience / Conquering 5 Cities with BMW 5 Series. Perjalanan sejauh lebih kurang 900 km dari Jakarta menuju Surabaya ini berlangsung pada 1215 Maret 2018./Bisnis.com, Muhammad Khadafi

Bisnis.com, JAKARTA – BMW 520i Luxury menaklukan perjalanan sejauh 900 Km dengan menyisakan hampir ¼ tangki bensin. Kapasitas total tangki bensin mobil ini sebanyak 68 L.

Hal tersebut dibuktikan dalam acara BMW Driving Experience – Conquering 5 Cities with BMW 5 Series yang berlangsung pada 12-15 Maret 2018. Jakarta menjadi kota pertama dan Surabaya, Jawa Timur menjadi tujuan akhir. Dalam prosesnya, Cirebon, Semarang, dan Solo menjadi kota-kota yang disinggahi.

Vice President Corporate Communications BMW Group Indonesia Jodie O’tania mengatakan hal ini menyingkirkan mitos bahwa konsumsi bensin sedan Eropa boros. “Hal ini berkat integrasi aplikasi BMW EfficientDynamics pada All-new BMW 520i Luxury telah berhasil berikan kenyamanan terbaik dan kesenangan berkendara dengan efisiensi bahan bakar yang sangat tinggi,” katanya dalam penutupan acara di Surabaya, Kamis (15/3/2018).

Jodie menambahkan capaian ini adalah juga hasil penggunaan bahan bakar berkualitas. Shell V-Power menjadi sumber tenaga yang dipilih perusahaan.

Adapun perjalanan dimulai dari Jakarta menuju Cirebon menggunakan mode berkendara Comfort. Fitur ini membuat mobil berkerja dalam kondisi normal. Pada rute sejauh lebih kurang 200 Km ini multi information display (MID) menunjukan konsumsi bahan bakar 15 km/L.

Selanjutnya pada hari kedua, perjalanan dilanjutkan menuju Semarang lalu menginap di Solo, Jawa Tengah. Sebagian besar mode berkendara yang digunakan pada etape ini adalah Sports. Akselerasi Seri 5 sangat menyenangkan dibawa melintas di ruas Tol Cipali hingga Brebes Timur dan Jalur Pantura. Pada mode ini, MID mencatat konsumsi bahan bakar 13 km/L.

Pada hari ketiga, atau perjalanan terakhir, 520i dijak melibas lintasan Gunung Lawu yang meliuk-meliuk dengan mode berkendara Eco-Pro. Mode ini terus digunakan hingga mencapai Surabaya.

BMW Instructure Gerry Nasution mengatakan mode ini berkerja maksimal tanpa perlu intervensi manusia. Pengendara tidak perlu lagi memikirkan soal penghematan bahan bakar, karena 520i secara otomatis melakukannya.

“Tidak perlu pengendara harus mematikan sistem pendingin atau menyetir pelan-pelan untuk efisien bahan bakar. Teknologi Eco-Pro membuat berkendara tetap menyenangkan tanpa harus mengorbankan dinamis,” katanya.

Pada mode ini tercatat konsumsi bahan bakar 15,2 km/l. Tidak terpaut jauh dengan mode Comfort.

Direktur Ritel untuk Shell Indonesia Wahyu Indrawanto mengungkapkan bahan bakar Shell V-Power dirancang khusus untuk membantu meningkatkan efisiensi dan performa mesin. “Keuntungan ekonomis ini  hanya mungkin diperoleh dengan penggunaan bahan bakar berkualitas tinggi seperti Shell V-Power,” kata Wahyu. 

Tag : Info Mudik, BMW Seri 5, BMW Group Indonesia
Editor : Fatkhul Maskur
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top