GIICOMVEC 2018: Pemerintah Dukung Produksi Massal Bus Listrik Anak Bangsa

Bus listrik hasil karya putra-putri terbaik Indonesia yang diproduksi PT.Mobil Anak Bangsa (MAB) mendapat perhatian khusus Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto.
Yusran Yunus | 01 Maret 2018 12:30 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Bus listrik hasil karya putra-putri terbaik Indonesia yang diproduksi PT.Mobil Anak Bangsa (MAB) mendapat perhatian khusus Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto.

Seusai membuka secara resmi gelaran perdana pameran kendaraan komersial ini, Airlangga menyempatkan diri ke stand Mobil Anak Bangsa di Hall A Jakarta Convention Center (JCC).

"Mobil elektrik Anak Bangsa ini sebuah terobosan yang bagus, pemerintah akan memberikan dukungan. Nantinya setelah dinyatakan laik jalan oleh Kementerian Perhubungan, bagus sekali dipergunakan di fasilitas publik seperti airport," kata Airlangga kepada pers, Kamis (1/3/2018).

Airlangga menjelaskan bus listrik MAB akan terlebih dulu menjalani uji kelayakan yang dilaksanakan Kementerian Perhubungan. Jika sudah melalui tahapan tersebut, pemerintah akan melihat sisi produksinya untuk selanjutnya dapat memasuki pasar.

"Bisa dilakukan sinergi dengan perusahaan-perusahaan transportasi, pemerintah akan mempermudah dari sisi regulasinya," ujar Airlangga.

Direktur Teknik MAB Bambang Tri Sasongko mengatakan pihaknya saat ini telah memasuki tahapan produksi purwarupa II (prototype II) yang telah mengaplikasikan sistem mechatronics.

"Bus listrik ini dihadirkan kepada publik pada perhelatan GIICOMVEC 2018 pada 1-4 Maret 2018 di JCC," ujarnya.

Bambang mengemukakan bus listrik MAB nantinya akan diproduksi massal secara mandiri, melibatkan anak-anak terbaik bangsa Indonesia dengan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) di atas 45%.

Bus ini, paparnya, dirancang untuk beroperasi sebagai bus transportasi dalam kota dan antarkota. Di samping itu, dapat digunakan sebagai kendaraan transportasi di pelabuhan, bandara maupun kendaraan pariwisata.

"Selain memiliki tujuan komersial, produksi bus listrik ini didukung oleh semangat berkendaraan ramah lingkungan dengan menggunakan bahan listrik tanpa emisi. Kami membuka kesempatan bagi para tenaga ahli di Tanah Air untuk bersama-sama mengajukan gagasan dan pelaksanaan semangat energi baru menuju masa depan yang lebih baik," ujarnya.

Data terakhir penyelenggara GIICOMVEC 2018 menyebutkan tercatat ada 32 merek dari perusahaan kendaraan komersial dan industri pendukungnya yang telah menyatakan ikut serta. Empat belas di antaranya adalah APM kendaraan komersial yaitu Daihatsu, Hino, Isuzu, Iveco, MAB (Mobil Anak Bangsa), Mercedes-Benz, Mitsubishi Fuso, Mitsubishi Motors, Suzuki, Sokonindo, UD Truck, United Tractors, Toyota serta Volvo.

Kemudian, ada 5 industri karoseri yaitu Adiputro, Laksana, Shinmei, Sugity Creatives, Trubo Engineering serta industri pendukung lainnya antara lain ADR Group, Alcoa wheel, Astra otoparts, BG Product, Dunlop, Esmak Makine, Evalube, Gajah Tunggal, Goodyear, Himawan Putra, Pro7 Auto Lighting.

Pihak Gaikindo menargetkan 3.000 potential buyer hadir pada pameran ini. Calon pembeli ini datang dari berbagai sektor seperti industri transportasi, logistik, konstruksi dan infrastruktur, komoditas migas dan non migas, peternakan, kehutanan, ritel, perkulakan dan sebagainya.

Tag : Mobil Listrik
Editor : Saeno
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top