Leopaard Motors Incar Pasar Indonesia

Pabrikan mobil asal China, Hunan Leopaard Motors Co., Ltd., yang tergabung dalam Changfeng Group melebarkan cakupan pasar di Asean, salah satunya Indonesia.
Akhirul Anwar | 19 April 2017 01:53 WIB
Mobil kelas SUV (Sport Utility Vehicle) Leopaard CS10 dipajang di halaman kantor Hunan Leopaard Motors Co., Ltd. Changsa National Economic and Technological Development Zone Provinsi Hunan China, Selasa (18/4/2017. Bisnis - Akhirul Anwar

Bisnis.com, CHANGSHA – Pabrikan mobil asal China, Hunan Leopaard Motors Co., Ltd., yang tergabung dalam Changfeng Group melebarkan cakupan pasar di Asean, salah satunya Indonesia.

Honghua Long, International Trade Department Business Manager Hunan Leopard Motors Co., Ltd menjelaskan Indonesia termasuk dalam rencana yang akan dijajaki oleh perusahaan pada tahun 2018 mendatang.

“Kami memiliki rencana untuk masuk Indonesia tahun depan, 2018,” katanya disela-sela menerima rombongan wartawan China-Asean Media Journey on The 21st Century Maritime Silk Road 2017 yang diselenggarakan oleh Asean-China Centre (ACC) di Changsha China, Selasa (18/4/2017).

Di bawah bendera Changfeng Group, merek Leopaard sangat dikenal di China serta memiliki pengalaman lebih dari 32 tahun di bidang pengembangan teknologi otomotif. Para pemimpin China seperti Jiang Zemin, Hu Jintao sampai Presiden Xi Jinping pernah mencoba berkendara.

Produk andalannya saat ini adalah SUV (Sport Utility Vehcle) Leopaard CS10 yang baru saja diluncurkan pada pertengahan 2016 lalu dan telah menduduki peringkat 20 besar di China berdasarkan data Maret 2017.

Produk Leopaard CS10, kata Long, merupakan tipe yang bakal pertama kali masuk Indonesia nantinya. Soal harga, Leopaard CS10 di negara asalnya bisa ditebus dengan harga 80.000 yuan, atau sekitar Rp160 juta (kurs 1 RMB : Rp2.000).

Mobil kelas SUV ini juga menjadi andalan penjualan perusahaan karena permintaannya sangat tinggi. Penjualan produk Leopaard setiap bulan mencapai 10.000 unit. Perusahaan terus menggenjot penjualan melalui pasar Asean.

Terkait dengan upaya yang sudah dilakukan Leopaard untuk membuka pasar di Indonesia, sejauh ini belum mengajukan persyaratan apapun. Long menegaskan, perusahaan masih sebatas rencana dan memang belum melakukan eksekusi apapun.

Pasar Asean yang sudah dimasuki oleh Leopaard adalah Malaysia pada tahun ini. Selebihnya akan fokus untuk menggarap pasar dalam negeri yang memiliki potensi sangat besar dengan jumlah penduduk 1,3 miliar.

“Di pasar internasional masih cukup lama, kami sedang fokus untuk pasar dalam negeri. Di Indonesia kami mengamati dahulu untuk menjalin kerjasama produksi dengan perusahaan lokal,” jelas Long.

Produk Leopaard CS10, kata Long, merupakan tipe yang bakal pertama kali masuk Indonesia nantinya. Soal harga, Leopaard CS10 di negara asalnya bisa ditebus dengan harga 80.000 yuan, atau sekitar Rp160 juta (kurs 1 RMB : Rp2.000).

Mobil pabrikan China dengan harga lebih murah menimbulkan pertanyaan berkaitan dengan kualitas dibandingkan produk Jepang. Jajaran manajemen Changfeng Group menegaskan bahwa pada 1995 pihaknya bekerjasama dengan perusahaan otomotif asal Jepang Mitsubishi.

Pada tahun tersebut kedua belah pihak menjalin kerjasama teknik. Berlanjut tahun 1996 keduanya kerjasama modal untuk pengembangan sektor otomotif pada zaman itu bernama Hunan Changfeng Motor Manufacturing Co.in.

“Kami kerja sama dengan Mitsubishi, basis teknologi kita sama dengan Pajero. Karena teknologi Mitsubishi, di beberapa aspek lebih baik dibanding teknologi Jepang,” kata Liu Kanglin, Changfeng Group Vice-Party Secretary and General Mannager.

Leopaard Motor pada tahun 2016 berhasil menjual kendaraan sebanyak 100.000 unit dengan total pendapatan operasional 9,5 miliar yuan.

Tag : mobil china
Editor : Nancy Junita
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top