Model Perempuan Tak Akan Tampil dalam Pameran Otomotif di Shanghai

Tampilan model wanita dengan balutan pakaian supet ketat dan mini selalu menghiasi pameran otomotif di seluruh dunia. Namun, tampaknya, pemandangan ciamik itu tidak lagi bisa didapatkan pada pameran otomotif di China.
Amanda Kusumawardhani | 10 Januari 2015 17:00 WIB
Tak hanya di China. - Antara

Bisnis.com, SHANGHAI—Tampilan model wanita dengan balutan pakaian supet ketat dan mini selalu menghiasi pameran otomotif di seluruh dunia. Namun, tampaknya, pemandangan ‘ciamik’ itu tidak lagi bisa didapatkan pada pameran otomotif di China.

Pasalnya, pemerintah China cukup concern terhadap ‘apa yang didefinisikan vulgar’ di Negeri Tirai Bambu itu.  Sejak menjabat pada 2013, Presiden China Xi Jinping selalu menunjukkan sikap keras terhadap pornografi dan kebebasan berekspresi.

Victor Yang, juru bicara Geely Automobile Holdings Ltd, mengungkapkan pihaknya telah mendapat instruksi informal dari pengelola pameran otomotif Shangahi bahwa tidak akan ada model perempuan dalam acara tersebut.

"Pameran otomotif seharusnya menunjukkan mobil dan terobosan lainnya dalam dunia otomtif, bukannya memajang perempuan cantik,” selorohnya di Shanghai, Sabtu (10/1/2015).

Sementara itu,  Council for the Promotion of International Trade Shanghai, salah satu pengelola pameran itu menjelaskan pelarangan penggunaan model perempuan masih dalam taraf pembahasan.

Kebanyakan pengelola pameran otomotif, tidak hanya di China, selalu menempatkan model perempuan dengan penampilan ‘aduhai’ untuk berpose di depan mobil yang tengah dipamerkan. Bahkan, model tersebut seringkali mendapatkan perhatian melebihi mobil yang dipanjang.

Sumber : reuters

Tag : otomotif
Editor : Fatkhul Maskur
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top