Kia Morning Susupi Pasar LCGC

Segmen mobil perkotaan (city car) mencakup pula mobil hemat bahan bakar dengan harga terjangkau dipadati merek Jepang. Demi bertahan di pasar ini, pabrikan Korea Selatan meluncurkan city car bercita rasa low cost and green car (LCGC).
Dini Hariyanti | 02 Juni 2014 19:13 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—Segmen mobil perkotaan (city car) mencakup pula mobil hemat bahan bakar dengan harga terjangkau dipadati merek Jepang. Demi bertahan di pasar ini, pabrikan Korea Selatan meluncurkan city car bercita rasa low cost and green car (LCGC).

PT Kia Mobil Indonesia (KMI) selaku agen resmi mobil Kia akhirnya memulai penjualan massal Morning 1.000 cc sejak 20 Mei 2014. Rivalitas mobil ini condong ke LCGC alias kendaraan bermotor roda empat hemat energi dan harga terjangkau (KBH2) daripada city car non-LCGC.

Direktur Pemasaran KMI Hartanto Sukmono mengatakan kalau untuk mendongkrak penjualan city car harus bergabung ke dalam program KBH2 justru tak ekonomis untuk Kia. Persyaratan mobil murah berupa lokalisasi produksi mencapai 80% sulit dipenuhi.

“Kami belum bisa memenuhi persyaratan itu karena belum punya fasilitas manufaktur di Indonesia. Jadi, Morning tetap city car [non-KBH2]. Kami ingin ambil celah harga LCGC dan city car,” katanya kepada Bisnis, Senin (2/6/2014).

Kia Morning 1.000 cc diharapkan bisa mengisi celah antara KBH2 alias LCGC dan mobil perkotaan non-KBH2. Caranya, dengan membenderol mobil mungil ini lebih murah ketimbang Picanto 1,2 L dan tak jauh di atas mobil murah.

Tag : kia mobil indonesia
Editor :
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top